Headlines News :
Home » , » 2014 APBD DKI Capai 67 Trilyun

2014 APBD DKI Capai 67 Trilyun

Written By Metro Post News on Rabu, 30 Oktober 2013 | 13.09

JAKARTA, MP - Hingga triwulan keempat, APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2013 baru terserap sebesar 45 persen dari jumlah total Rp 50,1 triliun. Meski begitu, Pemprov DKI tetap optimistis penyerapan anggaran hingga akhir tahun nanti mencapai 90 persen.

Bahkan, Pemprov DKI menargetkan APBD 2014 mencapai sebesar Rp 67 triliun. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menuturkan, target APBD 2014 mendatang mencapai Rp 67 triliun. Pendapatannya akan dimaksimalkan dari penerimaan pajak, seperti pajak online, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). "Iya kira-kira mencapai Rp 67 triliun," ujar Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (29/10).

Dikatakan Jokowi, angka tersebut meningkat tajam dari saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI yang hanya Rp 41,3 triliun. Kendati demikian, macet dan banjir masih menjadi program prioritas untuk tahun depan. Selain itu, juga pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mendapatkan anggaran terbesar diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Perumahan dan Gedung Pemda.

Namun untuk tahun ini mereka diminta untuk memaksimalkan anggarannya. "Karena serapannya masih rendah, saya tanya satu persatu, mereka bilang tidak ada masalah. Siap semuanya," katanya. Sementara itu, masih rendahnya serapan anggaran hingga triwulan keempat ini, membuat Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengumpulkan para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hingga triwulan keempat, serapan anggaran APBD baru mencapai 45 persen dari jumlah total anggaran Rp 50,1 triliun. "Penyerapan masih rendah dibandingkan dengan penyerapan tahun sebelumnya yang bisa mencapai 59,18 persen. Artinya kita tertinggal sekitar 14 persen," kata Jokowi Dirinya pun menginstruksikan seluruh pimpinan SKPD dan UKPD untuk terus mendongkrak realisasi penyerapan anggarannya masing-masing serta menggunakan waktu 1,5 bulan ini dengan maksimal sehingga dapat mencapai target.

Diakui Jokowi, rendahnya penyerapan APBD DKI 2013, dikarenakan beberapa SKPD yang memiliki anggaran sangat besar namun penyerapan anggarannya minim. Diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Perhubungan (PU), Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB), Dinas Kelautan dan Pertanian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda). Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) DKI Jakarta, Wiriyatmoko, mengatakan pihaknya akan menggenjot dari sektor retribusi untuk memenuhi anggaran hingga Rp 67 triliun tersebut. "Anggaran tahun depan mendekati Rp 67 triliun. Malah, Pak Gubernur dan Pak Wagub, inginnya Rp 70 triliun. Kita harus cari sumber-sumbernya dari retribusi," tandasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah