Headlines News :
Home » » Astra Berikan Penghargaan SATU Indonesia Pada 5 Pemuda Inspiratif

Astra Berikan Penghargaan SATU Indonesia Pada 5 Pemuda Inspiratif

Written By Metro Post News on Selasa, 29 Oktober 2013 | 17.49

Jakarta - Bertepatan dengan hari sumpah pemuda, PT Astra International Tbk (Astra) memberikan penghargaan SATU Indonesia (Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia), Senin (28/10). Tahun ini jumlah pendaftar SATU Indonesia Award sebanyak 1.606 orang atau mengalami kenaikan 48 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1088 orang.

Penghargaan yang diberikan meliputi lima bidang yakni pendidikan, lingkungan, bidang usaha kecil dan menengah, bidang kesehatan, serta teknologi. "Sebenarnya satu indonesia wadah dari kegiatan sosial yang ada dari 178 perusahaan. Maka kita perlu kesatuan untuk kegiatan sosial," ujar Presiden Direktur PT Astra Internastional Tbk, Prijono Sugiarto.

 Bidang pendidikan diberikan kepada Marwan Hakim "Pejuang Pendidikan Aikperapa" dari Lombok Timut, Nusa Tenggara Barat yang memelopori pendirian SMP dan SMA di Aikperapa. Bidang lingkungan diberikan kepada Joko Sulistyo "Penyalur air tanah kapur" dari Wonogiri, Jawa Tengah. Ia adalah salah satu anggota pecinta alam KMP Giri Bahama, Fakultas Geografi Universitas Muhamadiyah Solo yang membantu warga desa Pucung, Wonogiri Jawa Tengah yang kesulitan air bersih.

Sehingga warga kini bisa mengambil air di bak-bak penampungan. Bidang usaha kecil dan menengah diberikan kepada Rizki Dwi Rahmawan "Pemberdaya Para Penderes". Ia membuat perubahan di kelompok petani penderes, Somagede Jawa Tengah dalam perubahan pengolahan nira. Kelompok yang terdiri dari 250 petani ini kini memiliki daya tawar tinggi dan menjadi mitra pemasok gula kristal. Bidang kesehatan diberikan kepada Hardinisa Syamitiri "Sahabat Lansia Luak Bega". Gadis ini menjadi tenaga kesehatan dengan membentuk perkumpulan orang lanjut usia atau para jompo di Jorong Luak Bega, Talang Anau, Sumatera Barat.

Perkumpulan ini bernama sehat Rohani Jasmani (Seroja) yang bertujuan mencegah penyakit degeneratif seperti stroke dan hipertensi. Bidang teknologi diberikan kepada Andi Suryansah "Pahlawan anti-nyamuk" asal Krembangan Surabaya. Ia menciptakan produk bernama falle yang memadukan teknologi ultraviolet dan audiosonik. Alat ini berhasil mengurangi pengembangbiakan nyamuk.

 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menyatakan dukungannya terhadap penghargaan ini terutama yang mendukung kreatifitas. "Mereka ini mau dibawa kemana apakah kita bisa arahkan atau bina mereka, fasilitiasi sehingga mereka bisa masuk pasar," ujar Mari.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah