Headlines News :
Home » , » DKI Tolak UMP Rp 3,7 Juta

DKI Tolak UMP Rp 3,7 Juta

Written By Metro Post News on Selasa, 29 Oktober 2013 | 17.26

Jakarta - Tuntutan buruh DKI Jakarta yang meminta kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2014 sebesar Rp 3,7 juta per bulan untuk pekerja lajang tidak dapat dikabulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara tegas menolak tuntutan buruh yang meminta kenaikan UMP hingga 59%. Ia menilai permintaan tersebut akan memberatkan dunia usaha di DKI Jakarta. “Nggak bisa. Kami tidak bisa mengabulkan tuntutan mereka itu. Terlalu besar,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (29/10).

Penolakan tersebut sudah pernah disampaikan Ahok saat bertemu dengan perwakilan serikat pekerja atau buruh DKI Jakarta. Kenaikan itu dikarenakan buruh menetapkan besaran kebutuhan hidup layak (KHL) 2014 sebesar Rp 2,7 juta. Sementara DKI hanya menetapkan sebesar Rp 2,2 juta per bulan. “Kami tidak dapat mengabulkan permintaan mereka.

Hal itu kitakami jawab dan sampaikan ke mereka,” ujarnya. Mengenai ancaman para buruh yang tergabung dalam Forum Buruh DKI yang akan menginap di Balai Kota bila tidak ditemui oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan tidak bisa melarangnya. Karena itu merupakan hak mereka dalam menyampaikan aspirasnya. “Ya nggak apa-apalah kalau menginap,” ucapnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, buruh atau pekerja yang melakukan aksi unjuk rasa hari ini, Selasa (29/10) di depan gedung Balai Kota DKI, menuntut kenaikan UMP DKI sebesar Rp 3,7 juta per bulan bagi pekerja lajang. Tidak hanya itu, mereka juga mengancam akan menginap di Balai Kota bila Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tidak menemui mereka.

 Selain tuntuan bertemu dengan Jokowi, mereka juga menolak nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp 2.299.860 berdasarkan 60 item. Tuntutan KHL yang disampaikan yakni sebesar Rp 2.767.320 karena berdasarkan 84 item.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah