Headlines News :
Home » » Pembangunan Lima Pasar Rakyat Akan Dimulai Dua Pekan Lagi

Pembangunan Lima Pasar Rakyat Akan Dimulai Dua Pekan Lagi

Written By Metro Post News on Jumat, 04 Oktober 2013 | 14.00

Jakarta - Rencana Pemprov DKI membangun lima pasar rakyat di Jakarta dalam waktu dekat ini akan terwujud. Pasalnya, groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan lima pasar rakyat akan dilakukan dua pekan mendatang. Kelima pasar tersebut akan dibangun menyebar di lima wilayah DKI, yaitu di daerah Pasar Manggis dan Pasar Pesanggrahan (Jakarta Selatan), Nangka Bungur (Jakarta Pusat), Kampung Duri (Jakarta Barat) dan Kebon Bawang (Jakarta Utara). Kepala PD Pasar Jaya Djangga Lubis membenarkan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan lima pasar tersebut akan dilakukan dua pekan lagi. Ditargetkan pembangunan dapat rampung pada enam atau tujuh bulan mendatang. “Lima pasar rakyat ini merupakan pasar lingkungan yang sudah ada di pemukiman rakyat. Kita dirikan sebuah bangunan sebagai tempat pedagang berjualan. Mudah-mudahan dapat rampung hingga tujuh bulan mendatang,” kata Djangga di Balai Kota DKI, Kamis (3/10). Biaya pembangunan untuk lima pasar rakyat ini sebesar Rp 50 miliar, atau masing-masing sekitar Rp 10 miliar. Biaya pembangunan tersebut tidak menggunakan dana dari APBD DKI 2013. Melainkan dana kompensasi yang diberikan pengembang yang akan membangun Pasar Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. “Biayanya dari pengembang yang membangun pasar Bendungan Hilir. Jadi kita subsidi silanglah, tidak menggunakan APBD,” ujarnya. Saat ini, progres yang dalam pembangunan lima pasar rakyat tersebut, PD Pasar Jaya sedang membangun tempat penampungan sementara bagi para pedagang. Sementara di Pasar Manggis, sedang dilakukan proses pemindahan pedagang ke tempat penampungan. Setelah pembangunan pasar rakyat tersebut rampung, maka pedagang eksisting serta pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sekitar kawasan tersebut akan dimasukan kedalam pasar. Pedagang tidak akan dikenakan sewa bangunan, digratiskan, hanya saja harus membayar biaya pengelolaan pasar seperti listrik, sampah dan keamanan. “Memang tidak boleh disewakan atau diperjualbelikan. Makanya kita akan bikin sistem kontrak dengan para pedagangnya Dia mengungkapkan kapasitas pedagang yang dapat ditampung di pasar rakyat tersebut berbeda-beda, tergantung luas lahan yang tersedia di masing-masing wilayah. "Setelah kita tinjau lebih lanjut, luas lahan yang ada bervariasi, sekitar 100 sampai 300 meter persegi. Kalau dihitung-hitung lagi, setiap pasar rata-rata dapat menampung sekitar 100 pedagang. Kecuali di daerah Pasar Manggis yang lahannya memang agak luas, jadi bisa menampung sekitar 300 pedagang," ungkap Djangga.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah