Headlines News :
Home » , » Pemprov Jateng Gandeng PGN Bangun Pipa Gas di Mangkang

Pemprov Jateng Gandeng PGN Bangun Pipa Gas di Mangkang

Written By Metro Post News on Selasa, 29 Oktober 2013 | 19.27

SEMARANG,MP – Di tengah ketidakpastian pengoperasian lapangan gas Kepodang Blok Muria di Kabupaten Jepara, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memutuskan menggandeng Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk membangun jaringan pipa distribusi di wilayah Mangkang, Semarang.

 Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Jateng Teguh Dwi Puryono mengatakan keputusan menggandeng PGN adalah bentuk terobosan Pemprov Jateng agar gas segera masuk wilayah ini. “Pertimbangan kami PGN lah yang sudah terbukti memiliki pengalaman dan resources serta mempunyai kemauan serius untuk membangun insfrastruktur gas,” kata Teguh dalam diskusi yang diselenggarakan Tribun Jateng di Hotel Santika Premiere, Semarang, Senin (28/10/2013).

Ia menjelaskan PGN akan memulai pembangunan insfrastruktur gas tahun ini di Mangkang dan diperkirakan beroperasi 2016. Pasokan gas PGN ke Semarang akan diambilkan dari Jawa Timur dalam bentuk CNG (compressed natural gas). CNG itu kemudian dibawa ke depo, baru kemudian dialirkan lewat pipa distribusi di Mangkang. Seperti diketahui lapangan gas Kepodang hingga kini belum juga beroperasi meskipun lelang lapangan gas itu sudah dimenangi kelompok Bakrie sejak 2006.

Sementara itu Head of Corporate Comunication PGN, Ridha Ababil mengatakan, pembangunan pipa distribusi gas di Semarang masih menunggu lelang yang akan dilaksanakan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas). Menurut Ridha, pihaknya memang sudah mendapatkan izin dari Pemprov Jateng. Namun demikian, PGN tidak serta merta bisa membangun pipa distribusi. Hal itu dikarenakan regulasi yang mengharuskan pelaksana pembangunan adalah pemenang lelang. "Kami masih menunggu lelang. Belum tentu juga PGN memenangkan lelang," jelas Ridha.

Jika terealisasi, target utama konsumen pipa distribusi tersebut adalah pelaku industri. Pertimbangannya, jika industri sudah mendapatkan energi murah, maka produknya akan kompetitif. Selain itu, dengan tersedianya energi di Jateng, secara otomatis akan menarik minat investor. Dengan demikian, akan terbuka lapangan kerja baru sehingga pengangguran bisa teratasi. "Jadi begitu pembangunan terealisasi akan berdampak pada banyak hal," sambungnya.

 Nantinya, pembangunan pipa tidak hanya untuk industri, tapi juga untuk kepentingan rumah tangga. Kawasan rumah tangga yang akan menikmati jaringan distribusi gas, adalah kompleks di sekitar lokasi industri yang sudah terkoneksi. "Mungkin akhir tahun sudah ada kepastian mengenai lelang dan instansi yang membangun. PGN sudah terbukti berpengalaman dan mampu melaksanakan pembangunan infrastruktur gas," imbuh dia. Deputi Kepala BPH Migas, Ibrahim Hasyim melalui pesan singkatnya mengatakan, jaringan pipa distribusi Semarang memang akan dilelang.

Saat ini, BPH Migas masih menyiapkan proses tender. Menurut Ibrahim, tender jaringan distribusi ada kekhususan. Oleh karenanya harus dipersiapkan dengan baik agar semuanya berjalan sesuai yang diharapkan. "Dalam rencana, pipa jaringan di Semarang termasuk dalam rencana dilelang," kata dia.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah