Headlines News :
Home » , , » Puncak Monas Ditutup Hingga 15 Desember

Puncak Monas Ditutup Hingga 15 Desember

Written By Metro Post News on Kamis, 17 Oktober 2013 | 18.09

Jakarta - Warga Jakarta tampaknya harus bersabar untuk melihat pemandangan Kota Jakarta dari puncak Monumen Nasional (Monas). Pasalnya, puncak Monas akan ditutup untuk umum, mulai dari 21 Oktober hingga 15 Desember mendatang. Penutupan puncak Monas dilakukan karena Unit Pengelola Monas akan memperbaiki sebuah lift pada pintu sisi selatan yang biasanya membawa pengunjung ke pelataran puncak Monas. Kepala Unit Pengelola Monas, Rini Hariyani mengatakan lift yang berada di pintu sisi selatan sudah berumur cukup tua, yaitu mencapai 10 tahun. Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan para pengujung, pihaknya pun melakukan perbaikan lift tersebut. “Lift ini merupakan satu-satunya yang ada di Monas. Kita tutup sementara waktu untuk perbaikan. Ini demi keselamatan dan kenyamanan para pengunjung juga. Kami mengharapkan pengunjung memahaminya. Puncak Monas dapat dinikmati kembali setelah tanggal 15 Desember,” kata Rini di Monas, Jakarta, Kamis (17/10). Selain berumur sudah tua, lanjutnya, perbaikan dilakukan mengingat frekuensi pemakaian lift Monas sangat tinggi. Dalam 10 tahun, lift sudah digunakan sebanyak 4.364.509 orang. Lift ini beroperasi ada sebanyak 160 kali naik turun per hari. Kedepan diharapkan bisa per-jam 200 kali. Sedangkan perawatannya hanya dilakukan setiap hari Senin di akhir bulan. “Mengingat banyak sekali digunakan, maka kita lakukan perawatan khusus bagi lift tersebut,” ujarnya. Dana perbaikan lift diambil dari APBD DKI sebesar Rp 4 miliar. Dari anggaran tersebut sudah termasuk dana perencanaan, administrasi, dan penggantian lift. Lift tersebut berukuran 2x1 meter dengan kapasitan mengangkut 11 orang. Lift akan membawa pengunjung menuju puncak Monas dengan ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Jam operasional lift dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 setiap hari. Rini menegaskan yang ditutup hanya puncak Monas saja, sedangkan untuk kawasan dalamnya tetap terbuka untuk umum. Bahkan untuk mengobati kekecewaan pengunjung akibat penutupan puncak Monas, pihaknya akan menggelar sebuah atraksi budaya di setiap Sabtu dan Minggu pada bulan November. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Maryanto menjelaskan dalam perbaikan yang dilakukan, pihaknya tidak akan merubah ukuran lift. Karena konstruksi Monas sendiri tidak memadai. “Lift yang baru kini sudah berada di Tanjung Priok. Rencananya hari Senin (21/10), penggantian lift akan mulai dikerjakan. Ukurannya tetap sama begitu juga dengan kapasitasnya. Kami menyesuaikannya dengan konstruksi Monas,” terangnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah