Headlines News :
Home » » Kunker Mubazir, Bupati Sidoarjo Dilarang ke Luar Negeri

Kunker Mubazir, Bupati Sidoarjo Dilarang ke Luar Negeri

Written By Metro Post News on Rabu, 13 November 2013 | 17.16

SURABAYA - Berbeda dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang ijinnya hanya ditolak untuk kunjungan kerja (Kunker) ke Australia, keinginan Bupati Sidoarjo berkunjung alias nglencer ke dua negara di Eropa, yakni Perancis dan Belanda semuanya ditolak oleh Gubernur Soekarwo. Kepala Biro Kerjasama Setdaprov Jatim Lily Sholeh mengatakan, Pemkab Sidoarjo rencananya mengajukan ijin untuk kunker ke Perancis dan Belanda untuk lima orang selama seminggu, pada akhir November nanti. Lima orang yang mengajukan ijin nglencer luar negeri tersebut adalah, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Asisten bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dispenda, dan Bagian Kerjasama. “Tujuan ke Perancis disebutkan akan mengikuti pendidikan, sementara ke Belanda tentang pelatihan air bersih,” ujarnya, kepada Surya (Tribunnews.com network), Rabu (13/11/2013). Menyikapi itu, Gubernur, kata Lily menyatakan bahwa kuker terutama ke Belanda kaitan substansinya tidak ada. Ketika ke Belanda dikatakan akan mengikuti pelatihan air bersih, tapi dalam rombongan yang mengajukan ijin tidak ada kepala PDAM. Padahal disana rencananya akan ada rencana kerjasama PDAM Sidoarjo. “Sedangkan pelatihan yang di Perancis, kan tidak harus Bupati sendiri yang datang, tapi bisa diwakilan ke staf atau pejabat yang lain,” tegasnya. Lily menegaskan, penolakan ijin kunker ke luar negeri setelah dilakukan penyeleksian surat dan alasan kunker sesuai aturan dan ketentuan yang ada dan tidak ada alasan politis sama sekali. “Kalau kunker untuk kepentingan yang mendesak boleh, tapi kalau yang biasa-biasa saja, bisa ditunda atau dibatalkan,” tandas Lily.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah