Headlines News :
Home » , » 2014, Anggaran Operasional KUA Bakal Dinaikan

2014, Anggaran Operasional KUA Bakal Dinaikan

Written By Metro Post News on Rabu, 18 Desember 2013 | 19.25

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Agama dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) sepakat untuk meningkatkan anggaran operasional KUA. Hal ini, menyusul aturan larangan penerimaan uang diluar biaya resmi pernikahan. Sekaligus aksi mogok para penghulu terkait aturan penerimaan tersebut.
"Biaya operasional di luar kantor atau di luar jam kerja dibebankan pada APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) melalui PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Tidak boleh terima dari penerimaan yang tidak resmi," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Supradiono di kantor KPK, Rabu (18/12).
Giri menjelaskan, terkait penambahan anggaran itu akan dirumuskan dalam Perubahan Peraturan Pemerintah No.47/2004 tentang pengelolaan PNBP Nikah dan Rujuk di Lingkungan Kementerian Agama.
Peraturan Pemerintah itu, kata Giri, diharapkan bisa segera diterapkan pada Januari 2014.
"Menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah yang baru. Kementerian Agama akan mengeluarkan edaran biata catatan pernikahan sesuai aturan yang berlaku," kata Giri.
Inspektur Jenderal Kementerian Agama M Jasin mengatakan sembari menunggu Peraturan Pemerintah yang baru, Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam akan menambahkan anggaran operasional KUA sebesar Rp 1 juta. Dengan demikian anggaran operasional KUA meningkat menjadi Rp 3 juta per bulannya.
Ihwal besaran anggaran yang diusulkan dalam Peraturan Pemerintah, Jasin mengatakan hal tersebut masih dalam proses pembahasan.
"Bahwa tidak menutup kemungkinan ada multitarif. Nggak menutup kemungkinan yang miskin bisa dibebaskan (biaya pernikahan). Win-win solution," kata Jasin.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah