Headlines News :
Home » , » APBD DKI 2014 Molor

APBD DKI 2014 Molor

Written By Metro Post News on Senin, 23 Desember 2013 | 19.37

Jakarta - Meski akhir tahun anggaran 2013 akan segera berakhir 18 hari lagi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memprediksikan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2014 menjadi APBD 2014 akan molor.
Awalnya, pengesahan RAPBD DKI 2014 ditentukan pada 27 Desember. Namun, karena proses pengisian nomor rekening dan rincian anggaran membutuhkan waktu sekitar dua pekan, maka target tersebut tidak akan tercapai. Diperkirakan, RAPBD DKI 2014 baru dapat disahkan pada Januari 2014 mendatang.
Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan mengungkapkan, seluruh anggota dewan terus berupaya melalukan percepatan pembahasan RAPBD DKI 2014. Namun, karena ada proses pengisian rekening dan rincian anggaran yang tidak bisa dikerjakan secara terburu-buru, maka pengesahan tidak dapat dilakukan pada tanggal 27 Desember.
"Kami tidak ingin mengesahkan APBD 2014 secara terburu-buru. Karena pengisian nomor rekening dan nomenklatur atau rincian anggaran harus detail dan teliti, tidak boleh ada yang salah," kata Ferrial di kantor DPRD DKI, Jakarta, Senin (23/12).
Selain harus mengisi nomor rekening dan nomenklatur yang menjadi kendala pengesahan RAPBD DKI, politisi dari Fraksi Partai Demokrat mengungkapkan pihaknya mengantisipasi timbulnya dana-dana siluman dalam pembahasan RAPBD DKI 2014.
"Makanya kita ingin ketok palu kalau semuanya sudah clear. Jangan sampai pas ketok palu, tetapi masih ada masalah yang timbul," ujarnya.
Molornya pengesahan RAPBD DKI 2014 juga disebabkan adanya penambahan anggaran sebesar Rp2 triliun. Pada awalnya, nilai RAPBD 2014 yang diajukan dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebesar Rp67,7 triliun. Dengan adanya penambahan anggaran tersebut nilai RAPBD DKI 2014 menjadi R69,7 triliun.
"Penambahan itu untuk anggaran penambahan bus reguler dan Transjakarta yang direncanakan Dinas Perhubungan DKI. Juga untuk pembebasan lahan waduk di pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum DKI," jelasnya.

Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah