Headlines News :
Home » , , » Jokowi Resmikan Proyek JEDI Paket 1

Jokowi Resmikan Proyek JEDI Paket 1

Written By Metro Post News on Rabu, 11 Desember 2013 | 16.48

Jakarta - Akhirnya, setelah terkatung-katung selama hampir lima tahun dan melalui pembahasan yang panjang dengan Bank Dunia, proyek pengerukan 13 sungai atau yang dikenal dengan Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) dimulai.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menandai dimulainya proyek JEDI dengan meresmikan groundbreaking di Waduk Melati, Jakarta Pusat, Rabu (11/12). Pemprov DKI Jakarta sendiri mendapatkan jatah tiga paket yang harus dikerjakan, dari tujuh paket yang ada. Sementara sisanya akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Jokowi mengakui proyek pengerukan waduk dan sungai ini sempat tertunda. Seharusnya pengerjaan pengerukan sudah dimulai pada tahun 2009. Tertundanya proyek ini dikarenakan adanya perubahan perjanjian.
"Harusnya 2009 sudah dimulai, tapi mundur terus. Harus di eksekusi, karena sudah 5 tahun yang lalu. Pengerjaan jangan lama-lama. Kemarin memang agak rame sedikit kerena harus lima tahun. Wong rupiahnya juga tidak gede kok sampai lima tahun " kata Jokowi saat Groundbreaking JEDI di Waduk Melati, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).
Pasalnya semula pengerjaan akan dilakukan selama lima tahun. Namun Pemprov DKI meminta waktu pengerjaan pengerukan dipercepat menjadi dua tahun harus rampung. Perubahan itu harus ada pembicaraan dengan World Bank selaku pemberi pinjaman. Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, akhirnya Bank Dunia menyetujui permintaan Pemprov DKI.
"Awalnya sih, saya minta pelaksanaan proyek JEDI ini bisa dikerjakan hanya dalam waktu satu tahun. Tapi pihak World Bank tidak bisa menyanggupi, sehingga kesepakatannya dikerjakan dalam waktu dua tahun. Jadi dua tahun lah maksimal," ujarnya.
Menurutnya, pengerukan waduk dan sungai ini sebenarnya bisa dibiayai melalui APBD DKI. Karena anggaran yang dibutuhkan hanya sebesar Rp 1,2 triliun. Tetapi perjanjian dengan Bank Dunia tidak bisa dibatalkan. Karena proses perjanjiannya melibatkan pemerintah pusat dan sudah berjalan dengan penandatanganan kerja sama.
"Kita harus ngertilah, perencanaan ini kan sudah berjalan cukup lama. Prosesnya sdh berjalan sejak lima tahun lalu. Kalau ini tidak dieksekusi, saya mulai dari nol lagi. Jadi tidak dimulai-mulai, saya putuskan dan segera dimulai itu saja. Jadi bukan duitnya, tapi proses dan perencanaannya. Saya tidak mau pengerukan mundur lagi," terangnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Manggas Rudi Siahaan mengatakan tujuan pengerukan waduk dan sungai ini untuk mengurangi dampak banjir tahunan dikawasan Jakarta.
"Sehingga kapasitas sungai dan waduk bisa kembali normal. Terlebih pengerukan sesuai dengan standar internasional," kata Manggas.
Dipaparkannya, proyek JEDI terbagi menjadi tujuh paket pengerjaan. DKI sendiri mendapatkan jatah tiga paket yakni paket 1 terdiri dari Kali Ciliwung dan Waduk Melati meliputi Kali Gresik dan Kali Cideng Hulu.
Untuk Kali Ciliwung pengerukan dilakukan mulai dari Pintu Air Masjid Istiqlal sampai dengan Pintu Air Marina, atau sepanjang 5.100 meter, voleume mencapai 153,830 meter kubik, dan pemasangan sheetpile sepanjang 4.832 meter. Sementara untuk Waduk Melati seluas 4,9 hektar.
Kemudian Paket 4 yakni Kali Sentiong Sunter, Waduk Sunter Utara, Waduk Sunter Selatan, dan Waduk Sunter Timur 3. Serta paket 7 yang meliputi Kali Grogol Sekretaris, Kali Jelakeng, Kali Pakin, Kali Besar, dan Keli Krukut Cideng (termasuk Kali Krukut Lama).
"Keseluruhan paket direncanakan rampung pada akhir 2015. Namun khusus untuk paket 1, akan diselesaikan pada akhir 2014 mendatang. Ini sesuai arahan dari Pak Gubernur yang menginginkan proyek ini selesai pada 2015," tuturnya.
Dalam pelaksanaan pengerukan Paket I JEDI, telah ditunjuk kontraktor PT Brantas Abipraya. Direktur Utama PT Brantas Abipraya Bambang E. Marsono mengungkapkan perusahaannya yang ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana dan diberikan waktu 730 hari untuk menyelesaikan pengerukan tersebut.
"Kami mengharapkan dukungan semua pihak, supaya kami dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari waktu yang direncanakan," tukasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah