Headlines News :
Home » , , » KPK Terus Kembangkan Kasus Atut

KPK Terus Kembangkan Kasus Atut

Written By Metro Post News on Senin, 23 Desember 2013 | 19.40

Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas mengatakan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus-kasus yang terkait dengan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, selain kasus dugaan suap pengurusan perkara Pilkada Lebak, Banten, di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Semua yang dilaporkan masyarakat harus direspons. Sebagai bentuk tanggung jawab kami, penghormatan kami kepada publik. Kalau masyarakat sudah melaporkan, harus kami hargai," kata Busyro, di Jakarta, Senin (23/12).
Diduga, ada banyak proyek bermasalah di Banten yang melibatkan Atut dan kroninya. Sebagaimana yang disuarakan oleh aktivis antikorupsi, antara lain seperti penyelewengan dana bantuan sosial (bansos), pengadaan alat kesehatan (alkes), hingga proyek pembangunan infrastruktur.
Namun demikian, Busyro menegaskan, pihaknya tidak bertindak gegabah dalam menetapkan tersangka-tersangka lainnya dari unsur birokrasi di Banten atau dari kroni Atut.
"Kalau ada laporan dari masyarakat, akan kita periksa. Untuk menjadi tersangka, KPK tidak mungkin gegabah," ujarnya.
Dikatakan Busyro, pihaknya juga mempertimbangkan menerapkan Undang-Undang (UU) Pencucian Uang selain UU Pemberantasan Korupsi untuk menuntaskan kasus Atut. Sejauh ini menurutnya, pihaknya masih menganalisa laporan hasil analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Ini baru awal diperiksa. Kalau buru-buru ditetapkan, justru terkesan terburu-buru," kata Busyro.
Terkait dengan pengajuan penangguhan penahanan yang diajukan pihak Atut, pihaknya menegaskan tidak akan mengabulkannya, dengan alasan dapat menimbulkan ketidakadilan.
"Justru untuk kepentingan penyidikan dan keamanan yang bersangkutan, dan juga kesetaraan. Yang lain-lain jarang yang kita kabulkan. Kalau ini dikabulkan, justru menimbulkan problem ketidakadilan," ujarnya.

Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah