Headlines News :
Home » , , » Longsor di Kebumen, 4 Warga Tewas Tertimbun

Longsor di Kebumen, 4 Warga Tewas Tertimbun

Written By Metro Post News on Jumat, 20 Desember 2013 | 16.57

- Hujan deras yang terjadi sejak Kamis (19/12) sore hingga Jumat (20/12)dini hari telah menyebabkan longsor di Dukuh Siregol RT 04 RW 02, Desa Kali Gending, Kecamatan Karang Sambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Longsor terjadi pada Jumat pukul 05.00 Wib dan menimpa satu rumah yang dihuni delapan orang. Dalam peristiwa tersebut, empat orang meninggal dunia yaitu Rusmiyati, (50, P), Sofa (5, P), Pamungkas (8 bulan, L), dan Lastri (30, P).
"Satu orang luka berat yaitu patah tulang dan luka-luka robek di tubuhnya dan tiga orang luka ringan," kata Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/12).
Dijelaskan, BPBD Kebumen bersama TNI, Polri dan relawan sudah di lokasi kejadian melakukan evakuasi. Korban luka dirawat di Puskesmas Karangsambung yang kemudian dirujuk ke rumah sakit.
Pemda Jawa Tengah pun akan memberikan santuan Rp 4 juta untuk korban meninggal dan Rp 3 juta untuk korban luka berat.
Hujan deras di Desa Kedungwaru, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, juga telah menyebabkan tanggul sungai Gentang jebol sehingga menimbulkan banjir.
BPBD Kebumen telah mengirim 500 karung pasir untuk perbaikan tanggul darurat.
Sutopo mengingatkan, masyarakat di daeah rawan longsor untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi longsor.
Di Jawa Tengah, di bagian tengah dan selatan, curah hujan pada Januari 2013 diperkirakan akan tinggi hingga sangat tinggi sehingga daerah-daerah yang memiliki topografi perbukitan atau pegunungan rawan tinggi longsor seperti di Cilacap bagian selatan, Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Boyolali, Purworejo, dan Karanganyar.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah