Headlines News :
Home » , , » Banjir Jakarta: 60.000 Pengungsi, 9 Meninggal Dunia

Banjir Jakarta: 60.000 Pengungsi, 9 Meninggal Dunia

Written By Metro Post News on Senin, 20 Januari 2014 | 14.07

Jakarta - Korban meninggal akibat banjir di Jakarta terus bertambah. Seorang warga bernama Abdul Azis (42) ditemukan telah meninggal dunia di atas air yang menggenangi rumahnya di RT 07/03, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (20/1).
Sulastri (42) seorang warga menuturkan, korban yang di KTP bernama Thio Hok Lim ini ditemukan kali pertama oleh keponakannya.
"Tadi pagi pas keponakannya buka pintu rumah, korban sudah tengkurap di atas air. Disenggol-senggol enggak tahunya sudah meninggal dunia," katanya di lokasi Senin (20/1) pagi.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Suminto menuturkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, korban diketahui mengidap penyakit epilepsi. Sejak banjir merendam rumahnya, penyakit yang diidap korban sejak kecil itu sering kali kambuh.
"Menurut informasi yang kita dapat, korban punya epilepsi. Dan sudah tiga hari sering kambuh," ujar Suminto.
Selain Abdul Azis, seorang warga lainnya bernama Kosim (65) dikabarkan meninggal dunia terbawa arus. Warga RT 09/03, Kelurahan Kampung Melayu itu diduga tewas terseret arus Kali Ciliwung saat buang air sekitar pukul 05.00 WIB.
"Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Sekarang kedua jenazah berada di tenda Brimob di Jalan Jatinegara Barat," kata Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu.
Pada Minggu (19/1), Pusat Pengendalian dan Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) DKI Jakarta mencatat tujuh orang dinyatakan meninggal dunia sejak banjir melanda Ibukota. Dengan meninggalnya Abdul Azis dan Kosim, jumlah meninggal dunia selama banjir Jakarta menjadi sembilan orang.
Selain korban meninggal dunia, BPBD Jakarta menyebutkan, hingga saat ini, banjir masih merendam sebanyak 97 kelurahan. Dengan 126.500 jiwa terdampak bencana tersebut, sebanyak 63.958 warga mengungsi.
Kepala Seksi Informasi Pusdalops BPBD Jakarta, Bambang Surya Putra mengatakan, jumlah tersebut masih dalam penghitungan sementara. "Itu baru sementara, jumlahnya belum selesai ditotal," katanya kepada wartawan, Senin (20/1) pagi.
Dikatakan Bambang, Jakarta Timur masih menjadi wilayah terparah yang terdampak banjir. Sejauh ini, dilaporkan sebanyak 22.228 warga Jakarta Timur yang mengungsi. Sementara di Jakarta Selatan sebanyak 19.644 jiwa mengungsi dan pengungsi di Jakarta Barat sebanyak 11.151 jiwa.
Untuk Jakarta Utara, warga yang dilaporkan mengungsi sebanyak 9.509 jiwa. "Jakarta Pusat terdapat 3.426 jiwa yang mengungsi," papar Bambang.
Ia mengaku belum dapat memastikan banjir akan surut. Hal itu lantaran banjir di Ibu kota tak hanya tergantung dari cuaca di Jakarta, tetapi juga curah hujan di wilayah hulu seperti Bogor, dan Depok.
"Sementara prediksi hari ini dari BMKG akan terjadi hujan ringan sedang. Tapi durasinya belum diketahui," jelas Bambang.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah