Headlines News :
Home » , » Jakarta Didera Hujan sejak Pagi Genangan Bermunculan

Jakarta Didera Hujan sejak Pagi Genangan Bermunculan

Written By Metro Post News on Rabu, 08 Januari 2014 | 14.29

Hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota sejak pagi tadi memunculkan puluhan titik genangan. Tinggi genangan yang terjadi bervariasi mulai dari 30-50 sentimeter. Akibatnya banyak pengendara yang harus melambatkan laju kendaraan hingga menyebabkan kemacetan cukup panjang. Bahkan, banyak kendaraan roda dua mogok lantaran nekat menerobos genangan.

Petugas Operator Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Suratman mengatakan, hujan di Jakarta terjadi sejak pukul 07.00 dan terus meningkat hingga siang hari. Bahkan, pada pukul 08.00-09.00 tercatat curah hujan mencapai 40 milimeter per jam.

Pihaknya, kata Suratman mencatat, terdapat 20 titik genangan yang disebabkan curah hujan yang tinggi ini. Sementara itu, tinggi muka air (TMA) di beberapa pintu air terpantau dalam kondisi normal. Hanya saja, pada pukul 09.00, TMA Pintu Air Pasar Ikan dalam kondisi siaga III dan saat ini kembali normal. "Ada 20 titik genangan yang telah dihimpun," ujar Suratman, di Balaikota, Rabu (8/1).

Berikut adalah titik-titik genangan akibat hujan deras yang masih berlangsung hingga pukul 12.00 tadi. Untuk Jakarta Pusat, genangan terpantau di Jl Kramat Raya dengan ketinggian genangan 30 sentimeter. Kemudian, di Jl Percetakan Negara arah Salemba Tengah setinggi 30 sentimeter. Lalu, genangan di Gang Bungur, Jl Kemayoran dekat Jl Gunung Sahari mencapai ketinggian 60-80 sentimeter.

Untuk Jakarta Barat, terpantau wilayah yang paling banyak terdampak genangan yakni di Jl Daan Mogot (depan kantor Samsat) genangan sekitar 20-30 cm. Ketinggian genangan yang sama juga terjadi di Jl Kapuk-Kamal, Jl S Parman (depan kampus Trisakti) dan Jl Kyai Topo (depan RS Sumber Waras menuju Citraland).
Selanjutnya, di Jalan Tol Grogol, genangan air sekitar 10-30 sentimeter. Genangan setinggi 20 sentimeter menggenangi Jl Arjuna Utara (depan Kampus Indonusa Esa Unggul) dan Jl Jelambar (arah Semanggi). Di Jl Jembatan Tiga, genangan air setinggi 30-40 sentimeter menggenangi sisi kiri jalan tersebut. Genangan berada tertinggi di Jalan Kapuk Raya, dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.

Untuk wilayah Jakarta Selatan, terpantau terdapat tiga titik genangan. Yakni genangan di Jl Ciledug Raya (pertigaan Perumahan Larangan), Jl Raya Pasar Minggu, dan Jl Raya Fatmawati (depan Duta Mas). Masing-masing lokasi tergenang dengan ketinggian sekitar 20-30 sentimeter.

Di Jakarta Utara, terdapat lima titik genangan setinggi 20-50 sentimeter. Titik-titik genangan itu berada di Jl Mangga Dua Raya (depan WTC Mangga Dua), Jl Pluit Raya (depan kantor Kecamatan Penjaringan), Kompleks TNI AL (Dewaruci), Jalan Kramat Raya (depan SPBU Tanjung Priok), dan Jalan Raya Pangeran Jayakarta.

Sedangkan di wilayah Jakarta Timur, hingga berita ini diturunkan belum ditemukan titik genangan. Sementara itu, hingga saat ini, hujan masih terus mengguyur wilayah ibu kota dengan intensitas ringan hingga sedang. "Di Jakarta Timur belum terpantau adanya genangan. Begitu pula dengan pemukiman daerah aliran sungai, kami belum menerima laporan pemukiman terendam akibat hujan deras," kata Suratman.

Ditambahkan Suratman, derasnya hujan yang terjadi  juga mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang. Pohon yang tumbang itu berada di Jl Perintis Kemerdekaan (setelah lampu merah Cempaka Mas), Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00.
 
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah