Headlines News :
Home » , , » Polisi haram masuk diskotek dan lokalisasi

Polisi haram masuk diskotek dan lokalisasi

Written By Metro Post News on Rabu, 08 Januari 2014 | 15.34

Buntut dari pembacokan Kapolsek Astana Anyar Sutorih oleh pemuda mabuk menjadi pelajaran berharga bagi jajaran Kepolisian di Bandung. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi melontarkan pernyataan tegas terkait anggotanya agar tidak masuk tempat hiburan dan prostitusi.

"Ini instruksi. Anggota polisi dilarang keras masuk tempat hiburan malam dan tempat prostitusi," kata Kombes Mashudi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/1).

Jika kedapatan ada anak buahnya ke tempat hiburan apalagi untuk huru-hara, dia mengancam sanksi tegas. Sehingga dia tegaskan haram bagi angota kepolisian masuk ke tempat hiburan.

Terkecuali kata Mashudi, bagi anggota yang masuk untuk kepentingan kedinasan. Bagi mereka yang telah menjalankan tugasnya pasti dibekali surat tugas, sehingga dipastikan tidak akan ada penyimpangan.

"Yang (boleh) masuk harus ada surat perintah. Tanpa itu, tidak boleh. Ini berlaku untuk semua jenis tempat hiburan seperti diskotik dan karaoke," terangnya.

Dia mengaku sudah menyampaikan instruksi tersebut kepada jajarannya melalui Polsek-Polsek. Dia berharap tidak ada lagi insiden ribut-ribut di tempat hiburan yang melibatkan anggota Polri.

Dia juga meminta, masyarakat untuk proaktif dan melaporkan jika menemukan anggota Polri yang hura-hura atau mencari kesenangan di tempat hiburan malam.

Masyarakat bisa melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung menyampaikan kepada dirinya.

"Apalagi kalau ada yang mabuk-mabukan, SMS dan laporkan langsung kepada saya. Akan saya tindak tegas," ujarnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah