Headlines News :
Home » , » DPRD Jabar Akan Panggil Disdik Terkait LJK UN yang Dilego

DPRD Jabar Akan Panggil Disdik Terkait LJK UN yang Dilego

Written By Metro Post News on Jumat, 28 Februari 2014 | 14.25

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jabar yang membidani soal  pendidikan Yod Mintaraga menilai penjualan bekas lembar jawaban komputer (LJK) peserta ujian nasional (UN) oleh pegawai di Dinas Pendidikan Jabar adalah perbuatan yang tidak etis. Menurut Yod, seharusnya bekas LJK UN itu dimusnahkan.
"Itu kan barang milik negara yang seharusnya dimusnahkan. Kalau ternyata diperjualbelikan itu jelas tidak etis," kata Yod di Bandung, Kamis (27/2).
Menurut Yod, apapun alasannya menjual barang milik negara yang seharusnya dimusnahkan itu tidak bisa dibenarkan. Seharusnya kata Yod, barang milik negara berupa arsip itu didiamkan hingga 7 tahun dan setelah itu dimusnahkan.
Yod juga mempertanyakan mengapa hasil penjualan bekas LJK UN itu justru masuk ke kantong pribadi. Jika terjadi penjualan barang milik negara kata Yod, seharusnya uang hasil penjualannya itu masuk ke kas negara.
"Saya sendiri kurang paham soal hukum, tapi seharusnya kalau terjadi penjualan barang milik negara uangnya harus masuk ke kas negara, bukan masuk ke kantong pribadi. Ini jelas salah," kata Yod.
Yod mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan persoalan ini ke Dinas Pendidikan Jabar. Bahkan kata Yod, hal ini akan diagendakan untuk dibahas oleh Pansus LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Gubernur Jabar.
"Saya tidak habis mengerti, kok bisa terjadi seperti ini," ujar Yod.
Anggota DPRD Jabar Aep Sulaeman juga mempertanyakan mengapa di Dinas Pendidikan Jabar bisa terjadi peristiwa seperti ini. Menurut Aep, hal ini menunjukkan pengawasan yang dilakukan pimpinan Dinas Pendidikan Jabar tidak berjalan dengan baik.
"Apalagi saya dengar penjualan bekas LJK UN itu terjadi setiap tahun. Ini pengawasan pimpinannya seperti apa? Jangan-jangan pimpinannya juga ikut main," kata Aep.
Menurut Aep, Dinas Pendidikan Jabar harus menjelaskan persoalan ini di hadapan anggota dewan. Penjelasan kata Aep, menyangkut motif, prosedur dan bagaimana hal itu bisa terjadi di Dinas Pendidikan Jabar.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah