Headlines News :
Home » , , » Pemerintah dianggap ingkar Ribuan nelayan geruduk ‘SBY’ dan DPR

Pemerintah dianggap ingkar Ribuan nelayan geruduk ‘SBY’ dan DPR

Written By Metro Post News on Kamis, 06 Februari 2014 | 17.28


Ribuan nelayan anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mulai kamis 6/2 akan menggeruduk Istana Presiden SBY dan Komplek Parlemen DPR Senayan. Mereka akan dating secara berurutan mulai dari Nelayan Jawa Tengah yang berasal dari Juwana, Tegal dan Indramayu. Kedatangan mereka akan menumpang 29 bus besar yang akan didampingi lima buah bus dari Nelayan Teluk Jakarta yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HNSI DKI Jakarta.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPD HNSI DKI Jakarta H. Yan M. Winatasasmita didampingi pengurus DPP HNSI Pusat Jamesthen, SE, MM dan Riyadi dari Asosiasi Penyalur BBM Usaha Perikanan menjelaskan bahwa kedatangan para nelayan ini merupakan bentuk protes terhadap kezoliman pemerintah terhadap mereka.

HNSI DKI Jakarta akan turut mendampingi tamunya tersebut ke Istana Presiden dan gedung DPR dalam rangka melakukan demonstrasi BBM bersubsidi yang gelombang pertama dari Jawa Tengah, sedangkan nelayan DKI Jakarta akan mengerahkan lima bus penuh para nelayan yang berasal dari DPC-DPC HSNI teluk Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.

“Kita akan bersama-sama terus melakukan demo sampai Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, mulai dari DPD Jawa Tengah yang selanjutnya akan datang dari HNSI seluruh Indonesia, ucapnya yang menilai kebijakan pemerintah dalam pemberian BBM bersubsidi saat ini sebagai kebijakan blunder. Padahal sejak adanya Peraturan Presiden no. 15 tahun 2012 dan Peraturan Menteri no. 18/13, lebih sejuta nelayan dan keluarganya hidup dalam kondisi pas-pasan. Oleh karena itu, dia dan rekan-rekan nelayan seluruh Indonesia akan terus melakukan demonstrasi terhadap kebijakan penggunaan BBM bersubsidi bagi nelayan.

“Sebenarnya Pimpinan HSNI sudah berupaya melakukan negoisasi terhadap pemerintah untuk tetap memberikan subsidi BBM terhadap nelayan yang kehidupannya semakin hari semakin terpuruk ini. Tetapi upaya yang dilakukan HSNI masih dianggap angin lalu saja. Bahkan surat yang kami layangkan ke Presiden SBY  sampai hari ini tidak ada tanggapan,” ujar H. Yan.

Sementara itu Didi, Pimpinan HSNI Kabupaten Tegal menjelaskan bahwa saat ini ada 29 bus penuh nelayan yang akan datang ke Jakarta untuk memprotes kebijakan Presiden SBY tentang Pengelolaan BBM untuk para nelayan se-Indonesia. Selain Istana Presiden mereka juga akan menuju komplek Parlemen DPR Senayan , mereka menilai kebijakan pelarangan pemakaian BBM bersubsidi dianggap kebijakan sesaat menyesatkan selama hamper setahun ini.

Mereka mengaku tidak pandai memahami Peraturan Presiden atau Peraturan Menteri yang mengatur kebijakan bahan bakar untuk mengisi perahu-perahu mereka untuk melaut. Yang mereka pahami saat ini adalah bagaimana para nelayan bias surviveuntuk makan bersama keluarganya, “ ujar Didi yang mengaku berangkat dari tegal pukul sebelas malam dan baru sampai di Jakarta Muara Angke pukul satu siang. Ar’S


Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah