Headlines News :
Home » » WC Umum RSUD Padjonga Dg Ngalle Kab. Takalar Jorok, Tak Layak Pakai

WC Umum RSUD Padjonga Dg Ngalle Kab. Takalar Jorok, Tak Layak Pakai

Written By Jainal Fatmi on Minggu, 16 Februari 2014 | 13.18


TAKALAR, MP -  RSUD Padjonga Dg Ngalle Kabupaten Takalar adalah salah satu sentra kesehatan bagi masyarakat takalar,  setiap tahunnya pemerintah mengucurkan dana yang tidak sedikit untuk perbaikan infrastruktur Rumah Sakit, berbagai macam bantuan dan program terus masuk ke RSUD ini. Namun bagi masyarakat yang akan berobat dan memeriksakan kesehatan, terutama bagi pengguna kartu jamkesmas Jampersal dan jamkesda bersiaplah untuk kecewa, karena bukan saja pelayanan yang terbilang lamban dan buruk tetapi fasilitas penunjang juga seperti WC Umum yang ada tak layak untuk di gunakan.
Media Metro Post yang mencoba melihat langsung kondisi WC Umum yang ada, terutama yang berada pada bagian sekitar loket pendaftaran menemukan WC yang berisi sampah, kotoran yang tak disiram (karena tidak ada air) bau sampah yang sangat menyengat yang bisa membuat kita jadi muntah. Sementara di tempat pemeriksaan USG untuk ibu hamil, terlihat WC dalam keadaan tersegel dengan tulisan “rusak”. Belum lagi di ruangan rawat inap dan bangsal WC nya sangat jorok, kotor dan bau. sampah yang berserakan dimana-mana, seolah tak di hiraukan oleh pihak rumah sakit,minimnya alat pengangkut sampah menyebabkan sampah menumpuk dihalaman rumah sakit,sehingga baunya dengan mudah masuk ke dalam ruangan pasien sehingga menimbulkan bau yang menyengat bagi pasien.
Keluhan ini sudah berungkali di sampaikan kepada pimpinan RS yang baru (Dr Nilal), namun sampai berita ini di turunkan belum ada realisasi perbaikan dan perawatan dari pihak managemen RS. Hal ini tentunya menimbulkan pencitraan yang buruk terhadap pimpinan RS yang baru karena dianggap tidak tanggap dan tidak peduli terhadap masalah yang ada di instansi yg di pimpinnya.Dr Nilal (dirut RSUD Padjonga Dg Ngalle)  Saat di konfirmasi masalah ini di ruangan kerjanya mengatakan “masalah pemeliharaan dan kebersihan WC itu sudah di pihak ketigakan, jadi masalah ini menjadi tanggung jawab pihak ke tiga”.
Dengan melihat fakta yang ada di lapangan, tentunya dana kebersihan dan dana pemeliharaan WC RSUD Padjonga Dg Ngalle layak untuk dipertanyakan. Karena kondisi hampir semua WC yang ada, sama sekali tak terawat. Setidaknya dengan kondisi yang seperti ini Dirut RSUD yang baru tidak bisa lepas tanggung jawab begitu saja, karena akan menimbulkan imej di masyarakat kalau pimpinan di RSUD Padjonga Dg Ngalle tidak becus dalam memimpin dan mengambil kebijakan.
Sementara itu irwan hasan tiro salah seorang Aktivis dari ALARAM (Aliansi Rakyat Takalar Menggugat) saat di minta komentarnya terkait masalah ini mengatakan “WC adalah salah satu fasilitas penunjang di RS yang sifatnya sangat di butuhkan, jadi jika WC jorok dan tidak berfungsi, tentunya akan membuat kita bertanya, kemana raibnya dana pemeliharaan yang setiap tahunnya di kucurkan ke RSUD ini? Dan jika memang masalah ini sudah sering di sampaikan kepada pihak managemen  RSU, dan belum ada realisasi, sebaiknya dirut RSUD Padjonga Dg Ngalle di copot saja dari jabatannya karena tidak memiliki rasa kepedulian dan tidak becus dalam memimpin”.
Dengan melihat banyaknya masalah yang sekarang muncul setelah terjadinya pergantian direktur yang baru, mulai dari semakin buruknya pelayanan bagi warga pengguna kartu jamkesmas, Jampersal dan jamkesda sampai pada masalah kebersihan dalam lingkungan RS, setidaknya akan menjadi pertimbangan bagi BUPATI Takalar agar segera mencopot dr Nila sebagai PLT Dirut RSUD Padjonga Dg Ngalle dan segera menggantinya dengan orang yang lebih memiliki kemampuan dalam memimpin serta memiliki jiwa kepedulian terhadap masalah dan keluhan dari warga yang berobat.(suk87).
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah