Headlines News :
Home » , , , » Ahok: Anggaran Rehabilitasi Sekolah akan Dialihkan untuk Bangun Gedung Sekolah

Ahok: Anggaran Rehabilitasi Sekolah akan Dialihkan untuk Bangun Gedung Sekolah

Written By Metro Post News on Selasa, 25 Maret 2014 | 13.53

Sekolah Rusak
Jakarta - Melihat banyaknya gedung sekolah mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar Negeri (SDN), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan Negeri (SMA/SMKN) terpisah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana menyatukan empat tingkatan pendidikan tersebut dalam satu kawasan dan gedung.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, sudah saatnya Jakarta memiliki gedung sekolah yang terpusat, dan tidak terpisah satu sama lain untuk jenjang pendidikan dari TK hingga SMA.
“Sekolah swasta biasanya TK, SD, SMP, dan SMA dalam satu gedung. Kalau sekolah negeri, banyak SD, SMP, dan SMA berbeda gedung, tetapi dekat satu sama lain,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (24/3).
Kemudian, dari pos anggaran yang ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2014, terdapat banyak anggaran rehabilitasi sekolah. Ternyata, anggaran rehabilitasi gedung sekolah tersebut, lokasinya berdekatan satu sama lain.
Daripada harus mengeluarkan anggaran untuk rehabilitasi sekolah, lanjutnya, lebih baik anggaran tersebut dikumpulkan menjadi satu, kemudian dialihkan untuk membangun satu gedung untuk empat atau tiga jenjang pendidikan.
“Terus, gedung-gedung sekolah yang berdekatan itu mau direhabilitasi. Kenapa uang rehabilitasi enggak dikumpul, lalu bangun gedung sekolah di satu tempat. Sehingga, sisa tempatnya bisa dipakai untuk Rusunawa Terpadu?” kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini membantah akan menghapus semua anggara rehabilitasi gedung sekolah dalam APBD DKI 2014. Ia hanya akan mengunci anggaran tersebut sehingga tidak bisa digunakan oleh dinas terkait.
“Bukan menghapus semuanya. Kita lock dulu, lalu kita lihat. Kalau kebetulan sekolah yang mau direhabilitasi ini adalah tempat yang mau digabungkan menjadi satu sekolah penuh, seperti swasta, ya anggarannya tidak akan bisa dikeluarkan. Nanti evaluasi sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Perumahan,” tutur Ahok.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah