Headlines News :
Home » , » Bekasi Rayakan HUT ke-17

Bekasi Rayakan HUT ke-17

Written By Metro Post News on Senin, 10 Maret 2014 | 15.42

Bekasi - Era kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu, diklaim telah membuat perubahan dan pembangunan bagi masyarakat dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kota Bekasi ke arah yang lebih baik lagi.
Hal ini disampaikan Rahmat Effendi, selaku inspektur upacara, saat upacara perayaan HUT Kota Bekasi ke-17, Senin (10/3) pagi di Alun-alun Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menurut Rahmat Effendi, beberapa sarana dan prasarana yang dibanggakan sejak setahun belakangan ini, antara lain pembangunan sarana dan prasana yang dibutuhkan bagi masyarakat antara lain:  Peresmian gedung perkantoran 10 lantai di Bekasi Selatan, peresmian Stadion Patriot Kota Bekasi, peletakan batu pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) non kelas bagi warga tidak mampu di Jalan Mayor Oking tembus ke RSUD Kota Bekasi, peremsian rumah layak huni Rutilahu di 12 kecamatan se-Kota Bekasi, pengembangan pembangunan delapan lantai RSUD Kota Bekasi, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tripartit upaya mengatasi kemacetan di pintu keluar tol Bekasi Barat.
Rahmat Effendi mengatakan HUT Kota Bekasi ke-17 merupakan momenurum untuk menentukan arah pembangunan Kota Bekasi.
"Mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Bekasi untuk menciptakan identitas aparatur pemerintahan yang inspiratif dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih menuju Kota Bekasi yang maju, sejahtera dan ihsan. Sesuai dengan tema HUT Kota Bekasi ke-17," ujar Rahmat.
Lebih lanjut Rahmat mengatakan, program Pendidikan dan Kesehatan menjadi program unggulan Kota Bekasi sejak kepemimpinan dirinya.
"Mengajak semua elemen masyarakat untuk melaksanakan Program K3 agar Kota Bekasi aman, tertib dan bersih," ujar Rahmat yang merupakan politisi Partai Golkar ini.
Stadion Senilai Rp 460 M
Stadion Patriot Kota Bekasi tahap pertama sudah rampung. Pembangunan tahap pertama ini hanya menyelesaikan pembangunan tribun Barat dan Timur. Dilengkapi dengan bangku penonton dan rumput lapangan untuk bermain sepak bola.
Tribun Barat berbatasan dengan Jalan Guntur, tribun Timur berbatasan dengan Jalan Jendral Ahamd Yani.
Sedangkan pembangunan tahap selanjutnya, yakni tribun Utara dan Selatan ditargetkan rampung pada 2015 mendatang.
Tribun Selatan berbatasan dengan Jalan Tangkuban Perahu, tribun Utara berbatasan dengan hutan kota, Jalan Jendral Sudirman.
Stadion Patriot yang menjadi kebanggan warga Kota Bekasi ini nantinya mampu menampung sekitar 30.000 penonton. Dengan kapasitas penonton sebesar ini, telah disediakan lahan parkir yang mampu menampung sekitar 15.000 kendaraan roda dua dan roda empat dengan luas keseluruhan lahan mencapai 9 hektar.
Rencana anggaran biaya pembangunan stadion bertaraf internasional ini mencapai Rp 460 miliar. Anggaran pembangunan ini merupakan dana dari APBD Provinsi Jawa Barat dan APBD Kota Bekasi, dengan perbandingan 90 persen ditanggung Pemerintah Kota Bekasi, selebihnya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pembanguan tahap I dimulai pada 2011, tahap IIA tahun 2012, tahap IIB tahun 2013 (APBD murni), tahap IIB (APBD perubahan) dan tahap III pada tahun 2014-2015.
Penyelesaian pembangunan tahap II, yakni pembangunan tribun Barat dan Timur, kontraktor pelaksana oleh PT Prambanan Dwipaka senilai Rp 211,3 miliar.
Hingga kini, telah rampung pembangunan tahap II dan diresmikan bertepatan dengan HUT 17 Kota Bekasi.
Meski tribun Utara dan Selatan belum rampung dikerjakan pembangunannya namun stadion sudah dapat digunakan untuk bermain sepak bola.
Sedangkan di sisi Utara, akan dipercantik dengan hutan kota yang semakin tertata rapi dengan luas sekitar 8,8 hektar.
Stadion Patriot memiliki empat pintu masuk yakni dua akses berada di tribun Timur melalui Jalan Ahmad Yani dan dua akses lainnya berada di tribun Barat melalui Jalan Guntur.
Jalan Rusak dan Banjir
Meski mengklaim banyak melalukan pembangunan infrastruktur, namun masih ada beberapa program yang masih belum fokus dilaksanakan.
"Selain pembangunan yang saya rasakan sangat pesat, Kota Bekasi masih banyak rencana program yang belum terselesaikan," ujar salah satu tokoh masyarakat Kota Bekasi, Abdul Manan.
Menurutnya, program yang masih diselesaikan maksimal adalah pembangunan infrastruktur seperti masih banyak ruas jalan rusak serta ancaman banjir di Kota Bekasi yang masih menjadi ancaman bagi warga.
"Pemerintah daerah bersama dengan legalislatif bersinergi dalam melaksanakan program perbaikan infrastruktur jalan. Mereka harus fokus dalam merencanakan perbaikan jalan rusak," imbuh Abdul Manan.
Beberapa ruas jalan yang masih rusak antara lain Jalan Juanda, Jalan Joyomartono, Jalan Chairil Anwar, Jalan Cut Mutia, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Perjuangan, Jalan Agus Salim, Jalan KH Noer Ali, Jalan Raya Hankam, Jalan Raya Jatimekar dan lainnya.
Menurut Abdul Manan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bekasi tahun 2014 sekitar Rp 3,749 Triliun, dapat mengatasi permasalahan jalan rusak dan permasalahan banjir.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah