Headlines News :
Home » , » Jokowi Beri Arahan Pejabat DKI Eselon III dan IV

Jokowi Beri Arahan Pejabat DKI Eselon III dan IV

Written By Metro Post News on Senin, 10 Maret 2014 | 15.36

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat eselon III dan eselon IV yang berada di bawah pengelolaan Asisten Pembangunan dan Perekonomian.
Tujuan atas pengarahan tersebut, kata Jokowi supaya terdapat kesamaan visi dan satu garis dalam bekerja. Mulai dari perintah dirinya, hingga ke pejabat paling bawah sekalipun.
"Saya ingin yang saya sampaikan sambung dan satu garis semuanya. Gubernur masuk ke bawah, eselon III dan eselon IV. Saya tidak mau kepala dinasnya mengerti, bawahnya tidak. Semuanya harus satu garis," kata Jokowi saat pengarahan di Balai Agung, Senin (10/3).
Jokowi juga meminta kepada para pejabat eselon III dan IV tersebut untuk tidak bekerja hanya berdasarkan Surat Perintah Jalan (SPJ) saja. Sebab nantinya, kata Jokowi, pekerjaan itu hanya akan menjadi basa-basi dan semu. Dengan demikian dalam bekerja, harus berorientasi kepada hasil.
"Prosedur benar, tapi hasilnya? Orientasinya harus hasil yang bisa dipakai dan dimanfaatkan masyarakat. Setiap bekerja kita mengikuti prosedur iya, tapi paling penting orientasinya hasil," ujarnya.
Terlebih, kata Jokowi tahun ini anggaran DKI sangat besar, sehingga semua dinas harus berhati-hati. Nilai APBD 2014 yang berjumlah Rp 72 triliun juga sudah rampung seluruhnya, sehingga tahapan-tahapan pelaksanaan seluruh proyek bisa dimulai.
"Semuanya agar segera dimulai. Jangan kita ini seperti yang lalu-lalu. Mainnya di akhir tahun, November dan Desember. Kesalahan lama jangan diulang, hasilnya pasti tidak baik kalau kerjanya kebut-kebutan," ujarnya.
Mantan Walikota Solo ini juga mengungkapkan jika pihaknya ingin bekerja dengan detail, termasuk harus ada standar yang jelas untuk seluruh pekerjaan. Ia mencontohkan, apabila ada sebuah proyek, pembuatan bedeng proyek pun harus ada standar. Sebab yang selama ini terjadi, bedeng-bedeng tidak menunjukkan standar proyek Jakarta.
"Di kota lain, kalau yang namanya proyek, standarnya jelas. Dinas Taman, PU, Perumahan. Jadi tidak menambah kotor kota. Tahun kemarin sudah saya peringatkan, tahun ini saya tidak mau lagi," katanya.
Jokowi juga berujar jika Jakarta yang merupakan Ibukota negara dilihat oleh seluruh daerah di Indonesia. Dengan demikian, apa yang dilakukan Jakarta akan ditiru oleh daerah lainnya, sehingga pola-pola lama yang tidak efisien harus ditinggalkan.
Ia juga menuturkan jika manajemen organisasi di DKI harus tersistem. "Masa saya setiap hari harus perintah? Begitu saya tidak perintah langsung lupa, sudah. Setiap saya perintah, pasti saya cek, pasti. Jadi jangan ada pikiran, ah paling gubernur nanti lupa," katanya.
Hal itu, kata Jokowi dilakukannya karena ia ingin memastikan organisasi yang ada bergerak ke arah yang benar.
Menurutnya, Pemprov DKI harus tegas sebab jika tidak maka tidak akan memiliki wibawa.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah