Headlines News :
Home » , » Pengerjaan Gorong-Gorong di Rawa Domba Ganggu Aktivitas Warga

Pengerjaan Gorong-Gorong di Rawa Domba Ganggu Aktivitas Warga

Written By Metro Post News on Rabu, 05 Maret 2014 | 10.28

Jakarta - Pengerjaan gorong-gorong di Jalan Rawa Domba, Duren Sawit, Jakarta Timur hingga kini masih belum rampung. Proyek yang disebut menjadi penyebab banjir di kawasan itu kini semakin mengganggu aktivitas warga.
Gorong-gorong yang semula dibangun di sisi jalan beralih ke tengah jalan sepanjang sekitar 30 meter. Dengan menggunakan dua excavator, pengerjaan dilakukan dengan membongkar badan jalan untuk menanam gorong-gorong sedalam sekitar 4,2 meter di bawah tanah.
Akibatnya, timbunan tanah merah menutupi ruas jalan ini. Padahal Jalan Rawa Domba ini merupakan akses dari Kalimalang menuju Raden Inten.
Dengan adanya pengerjaan gorong-gorong, jalan ditutup dan membuat kemacetan di ruas Jalan Kalimalang semakin bertambah.
Sejumlah warga berharap pengerjaan pembangunan gorong-gorong ini segera diselesaikan. Selain mengganggu aktivitas warga, pembangunan gorong-gorong ini dibutuhkan untuk mengurangi dampak banjir jika hujan turun.
"Saya cuma berharap pengerjaan bisa segera selesai karena saluran ini dibutuhkan untuk mengurangi genangan terutama saat hujan," kata Wagiyat (51), seorang warga RT 04/16 yang ditemui d lokasi proyek.
Tak hanya warga sekitar yang mengakses jalan tersebut, bocah-bocah murid SDN 07 dan 08 Duren Sawit juga mengaku merasa terganggu dengan pengerjaan gorong-gorong ini. Ratusan bocah ini terpaksa meniti jalan yang licin karena dipenuhi timbunan tanah merah hingga setinggi sekitar 2,5 meter.
Tak hanya itu, bocah-bocah ini harus berhati-hati agar tidak terperosok lubang besar sedalam sekitar empat meter sepanjang empat meter yang digunakan untuk memasang gorong-gorong. Mereka juga dihantui kekhawatiran karena dua buah excavator terus beroperasi mengeruk tanah, mengangkat material seperti gorong-gorong, dan lainnya.
"Saya ngeri lewat sini, karena jalannya jadi licin, gara-gara banyak tanah di jalan. Apalagi ada 'mobil-mobil' gede yang ngeruk tanah, jadi takut tertimpa," kata Arif (9), salah seorang murid SDN 07 Duren Sawit.
Murid kelas III terpaksa melintasi jalan yang penuh dengan resiko itu karena merupakan akses terdekat dari rumahnya di Jalan Dua Sembilan menuju sekolah. Jika harus memutar melalui Jalan Kalimalang, Arif mengaku jaraknya terlalu jauh.
"Kalau ke sekolah saya dianterin naik motor sama ayah nggak apa-apa lewat Kalimalang. Tapi pulangnya jalan kaki jauh banget kalau lewat Jalan Kalimalang. Mudah-mudahan bisa cepat selesai pengerjaannya, biar nggak takut lewat jalan ini lagi," katanya.
Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (SDPU) Tata Air Jakarta Timur, Jati Waluyo, mengatakan, pengerjaan yang dilakukan sejak Oktober 2013 itu sudah rampung sekitar 80 persen. Ditargetkan, pengerjaan akan rampung akhir bulan ini.
"Pak Gubernur mintanya paling tidak akhir bulan, tapi saya yakin sebelum akhir bulan sudah rampung," kata Jati.
Dikatakan, dari gorong-gorong sepanjang 195 meter yang dikerjakan itu sepanjang 35 meter diantaranya mengalami masalah. Hal itu lantaran jalur gorong-gorong terbentur utilitas yang sudah ditanam sebelumnya.
Akibatnya, utilitas PAM dan PLN sempat meledak dua kali. Untuk itu proyek dibongkar kembali dan dialihkan ke tengah jalan.
"Karena kena utilitas tanahnya amblas dan menyumbat gorong-gorong. Akibatnya saat hujan turun gorong-gorong tidak berfungsi bahkan membuat banjir. Saat ini kami sedang memperbaiki pipa yang amblas itu. Pipa gorong-gorong kami angkat, dan alihkan ke bagian tengah jalan," jelas Jati.
Proyek gorong-gorong sepanjang 190 meter ini senilai sekitar Rp 900 juta. Rencananya, proyek tersebut akan dilanjutkan hingga sepanjang satu kilometer. Dengan anggaran Rp 4 miliar, saluran tersebut akan mengalirkan air dari permukiman menuju Kali Buaran.
"Jadi tahun ini kami rencanakan proyek dilanjutkan sepanjang 800 meter dengan anggaran Rp 4 miliyar. Untuk menghubungkan saluran warga langsung ke Kali Buaran. Pengerjaan saluran untuk mencegah banjir karena daerah ini merupakan cekungan," katanya.

Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah