Headlines News :
Home » , » Taman BMW Mulai Diuruk

Taman BMW Mulai Diuruk

Written By Metro Post News on Senin, 26 Mei 2014 | 17.04

JakartaMeskipun pelaksanaan lelang pembangunan fisik Stadion Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW), Jakarta Utara di Taman BMW masih diproses Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP) DKI, namun Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI telah memulai pekerjaan persiapan pembangunan fisik. Yaitu, dengan melakukan pengurukan atau pemerataan tanah yang masih bergelombang di Taman BMW.

 Kepala Disorda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan pengurukan tanah telah dimulai sejak 17 Mei lalu. Tanah yang diuruk hanya dua bidang dari tujuh bidang yang ada. Sebabnya, dua bidang tersebut telah mempunyai sertifikat tanah yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
"
Tepatnya tanggal 17 Mei, tanah sudah kita ratakan. Tapi, itu tanah yang sudah bersertifikat dari BPN, yaitu bidang nomor enam dan tujuh," kata Ratiyono di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (23/5).
Luas tanah yang telah diratakan sekitar 11,5 hektar. Untuk melakukan pengurukan, Disorda meminjam eskavator milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI. Lahan yang sudah diratakan nanti akan ditimbun dengan tanah. Sedangkan, pembangunan fisiknya masih menunggu pemenang lelang yang lelangnya masih diproses ULP DKI.
"
Kalau sudah ada pemenang lelangnya, baru dilakukan pembangunan fisik stadion. (Saat ini) Kita hanya membantu meratakan tanah saja. Alatnya dipinjam dari Dinas PU DKI. Paling tidak sekarang tanah yang sudah rata itu sudah bisa digunakan untuk main bola," ujar Ratiyono.
Anggaran untuk pembangunan Stadion BMW mencapai Rp 1,2 triliun dengan sistem multiyears. Untuk tahun ini, anggaran yang dialokasikan baru sebesar Rp 50 miliar untuk pengurukan tanah. Sisa dana akan dialokasikan untuk pembangunan fisik yang diharapkan bisa dimulai tahun ini juga. Ditargetkan pembangunan stadion rampung dalam waktu tiga tahun.

Bila pembangunan sudah selesai, Ratiyono menegaskan stadion ini tidak diperuntukkan bagi satu klub sepakbola saja, melainkan fasilitas olahraga ini bisa dinikmati oleh seluruh warga ibu kota.
"Stadion ini kan fasilitas milik Pemprov DKI. Jadi dapat digunakan untuk melayani masyarakat. Siapapun boleh menggunakannya, Persija boleh, Persitara boleh. Karena tidak boleh dimonopoli oleh salah satu kesebelasan. Stadion BMW kita persembahkan untuk masyarakat Jakarta," paparnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah