Headlines News :
Home » , » Pedagang Pertanyakan Kelanjutan Revitalisasi Pasar Rakyat

Pedagang Pertanyakan Kelanjutan Revitalisasi Pasar Rakyat

Written By Metro Post News on Senin, 09 Juni 2014 | 10.02

Jakarta - Para pedagang di sejumlah pasar tradisional di Jakarta mempertanyakan realisasi janji revitalisasi pasar rakyat tempat mereka berdagang.
"Mana komitmen PD Pasar? Katanya tempat kami mau direvitalisasi. Kenapa sejak peresmian tidak terlihat?," tanya Ilham, pedagang pasar Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Minggu (8/6).
Ilham mengatakan, PD Pasar Jaya pernah menjanjikan revitalisasi Pasar Pesanggarahan dalam waktu enam bulan sejak diresmikan gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.
Seperti diketahui, pada tanggal 6 November 2013 di Pasar Manggis Jakarta Selatan, gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menggelar simbolisasi peresmian dimulainya revitalisi lima pasar tradisional.
Kelima pasar tradisional itu adalah Pasar Nangka Bungur, Pasar Kebon Bawang, Pasar Manggis, Pasar Duri, dan Pasar Pesanggrahan.
Revitalisasi kelima pasar tradisional tersebut dijanjikan selesai dalam waktu kurang lebih enam bulan, sejak peresmian pembangunan dilakukan.
"Tetapi sejak peresmian itu, belum ada tanda tanda akan dibangun, kami berdagang kembali dengan kondisi seperti biasa, becek dan tidak nyaman," ujarnya.
Ilham mengakui kondisi pasarnya saat ini sungguh miris. Kondisinya becek, kotor dan sudah tidak layak untuk berdagang.
Kondisi ini diakuinya juga yang menyebabkan pasar tempat lokasinya berdagang sepi oleh konsumen.
Pernyataan yang sama dikatakan oleh, Rohimat, pedagang buah dipasar Nangka Bungur. Ia menilai lokasinya berdagang sudah tidak layak dan perlu segera direvitalisasi. "Kami sangat membutuhkan untuk segera direvitalisasi. Kondisi ini membuat tidak nyaman, begitu juga yang beli," ujarnya.
Rohimat mengakui heran dengan cara kerja PD Pasar Jaya. Dihadapan Gubernur dan warga DKI Jakarta, lanjutnya, mereka menjanjikan revitalisasi dalam waktu yang cepat.
Ternyata kenyataannya tidak sesuai dengan janji yang digembor gemborkan selama ini.
"Jangan di depan gubernur janjinya tinggi. Tetapi setelah itu, tidak direalisasikan, itu namanya cari muka," tegasnya.
Informasi yang dihimpun, kelima pasar tersebut mendapatkan dana CSR untuk revitalisasi sebesar Rp 50 miliar.
Basuki sendiri pernah menargetkan revitalisasi itu selesai di akhir tahun 2013.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah