Headlines News :
Home » , , » 30 dari 46 Bus di Terminal Pulogadung Tidak Laik Jalan

30 dari 46 Bus di Terminal Pulogadung Tidak Laik Jalan

Written By Metro Post News on Selasa, 22 Juli 2014 | 20.56

Jakarta - Sebanyak sekitar 30 bus angkutan Lebaran di Terminal Pulogadung, dinyatakan tidak lulus uji kelaikan kendaraan, Senin (21/7). Dari milik Perusahaan Otobus (PO) Armada Jaya Perkasa (Jakarta-Merak) dinyatakan dilarang beroperasi untuk mengangkut para pemudik. Sementara bus lainnya yang tidak lulus uji kelaikan jalan dikembalikan ke pool PO.
Petugas Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Cintoko Fajar, mengatakan,sebanyak 30 bus dinyatakan tidak lulus uji kelaikan dari 46 bus yang diuji pihaknya hari ini. Kendaraan yang tidak lulus uji sebagian besar lantaran baut dan mur roda yang tidak lengkap, wiper yang tidak berfungsi, dan kaca pecah. Selanjutnya, kata Fajar, pihaknya mengembalikan armada yang tidak lulus kepada pihak terminal.
"Untuk kelaikan jalan, kami periksa beberapa bagian, yaitu lampu utama, lampu sein, lampu rem, wiper, klakson, dan ban. Banyak kendaraan yang tidak lengkap," kata Fajar.
Fajar menyatakan, untuk uji kendaraan armada lebaran ini, pihaknya memfokuskan pada bagian rem. Hal itu lantaran bagian tersebut merupakan yang terpenting menyangkut keselamatan pemudik. Untuk pengujian pada bagian rem, pemeriksa diharuskan duduk di bangku kemudi dan memeriksa kelaikan rem bus.
"Ketika pedal rem ini diinjak, maka tekanan bar-nya minimal delapan bar. Itu ditunjukkan di jarum rem angin yang ada di dashboard setiap bus," jelasnya.
Kepala Terminal Bus AKAP Pulogadung, Muhamad Arafat, menyatakan, dari puluhan bus yang tidak lulus kelaikan, terdapat satu bus yang tidak diijinkan beroperasi. Bus milik PO Armada Jaya Perkasa (Jakarta-Merak) itu dilarang beroperasi karena masa berlaku uji kirnya sudah lewat batas waktu sejak dua bulan lalu.
"Yang tidak laik jalan kami kembalikan ke PO masing-masing, untuk segera diperbaiki. Satu bus tidak boleh beroperasi karena masa berlaku uji kirnya sudah mati dua bulan lalu," katanya.
Arafat menyatakan, pihaknya mengembalikan 29 bus yang tidak lulus uji kelaikan dan memberikan toleransi kepada PO untuk memperbaiki. Hal itu, menurutnya, lantaran puluhan bus itu hanya mengalami sedikit kerusakan dan masih aman untuk mengangkut para pemudik.
"Selama aman untuk dioperasikan, kami berikan toleransi. Walaupun begitu PO harus tetap memperbaiki bus-bus itu," kata Arafat.
Arafat menyatakan, sejak H-7 lebaran atau Senin (21/7) hingga H+7 lebaran pihaknya akan terus menggelar pemeriksaan kelaikan angkutan lebaran. Pemeriksaan uji kendaraan ini digelara selama 24 jam setiap harinya dengan pembagian petugas dua shift.

B1
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah