Headlines News :
Home » , , , » Dinas UMKM DKI Sidak Pusat Belanja Modern di Jakut

Dinas UMKM DKI Sidak Pusat Belanja Modern di Jakut

Written By Metro Post News on Senin, 21 Juli 2014 | 20.25

Jakarta - Dinas UMKM DKI Jakarta dan Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya bekerja sama melakukan sidak pusat perbelanjaan modern yang terletak di Mal Of Indonesia (MOI) Jakarta Utara, Senin (21/7). Dalam sidak tersebut, petugas dari Dinas Kelautan dan Pertanian, BPOM, dan Kemetrologian nampak ikut memeriksa bahan pangan olahan, timbangan serta parsel yang sering dibeli konsumen sebagai hadiah lebaran.
Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta, Irwansyah mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengawasi peredaran barang-barang konsumsi masyarakat yang rentan kadaluarsa dan tidal layak konsumsi.
"Dalam sidak hari ini, tidak ditemukan makanan yang kedaluwarsa dan tidak halal, namun tadi ada ditemukan tahu dalam kemasan rusak, jadi perlu diretur oleh pemilik swalayan," ujar Irwansyah, di Jakarta, Senin (21/7).
Dia memberi pesan agar konsumen lebih teliti dalam membeli dan memeriksa terlebih dahulu kondisi kemasan dan tanggal kadaluarsa.
"Seminggu sebelum lebaran karena permintaan tinggi, maka ada kekhawatiran produk yang dikeluarkan oleh produsen ada yang tidak layak, oleh sebab itu kami melakukan sidak ini," tandas Irwansyah.
Selain sidak, Irwansyah mengungkapkan metode lain selain sidak. "Sebenarnya lebih efektif silent operation, jadi kita pura-pura sebagai pembeli, dan membawa sampel ke lab untuk diuji apakah mengandung barang berbahaya atau tidak," kata Irwansyah.
Sementara itu, Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya Kasi Kornas PPNS, Kompol Mujiono mengatakan, program sidak ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan Dinas UMKM bekerja sama dengan Polda Metro Jaya.
"Ini bagian dari pembinaan kepada pengelola swalayan dan penjual agar mereka mengerti kewajiban-kewajibannya dalam menjual produk ke masyarakat," ujar Mujiono. Mujiono mengaku senang bila tidak ditemukan barang-barang yang kadaluarsa atau tidak layak di swalayan modern tersebut.
"Ini tanda bahwa hak-hak konsumen tetap dilindungi dan penjual tetap menjaga kualitas produk yang ia jual," tambah dia.
Menurut pemantauan dilapangan, meski tidak ditemukan barang kadaluarsa, namun banyak ditemukan produk makanan yang masa kadaluarsanya sudah mendekati masa expired. Selain itu ditemukan pula bahan olahan pangan yang tidak dicantumkan izin produksi dari BPOM dan instansi terkait.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah