Headlines News :
Home » » Dua Remaja Ditusuk Saat Sahur "On The Road"

Dua Remaja Ditusuk Saat Sahur "On The Road"

Written By Metro Post News on Senin, 21 Juli 2014 | 20.28

Jakarta - Dua remaja dianiaya dan ditusuk sekelompok orang saat menggelar sahur on the road, di Perempatan Wahid Hasyim, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat. Penyebabnya diduga karena tak mau mengalah saat melintas di jalan.
Kapolsek Menteng, AKBP Gunawan mengatakan, peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, dini hari tadi.
"Itu bukan tawuran, tapi penganiayaan. Saat sahur on the road, tidak saling mengalah di jalan. Korbannya ada dua orang," ujar Gunawan, saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Senin (21/7).
Dikatakan Gunawan, dua korban itu atas nama Dimmy Rahmada (20), warga Jalan Peninggaran Barat I No 30 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan Aditya Ramadhan.
"Dimmy mengalami luka tusuk pada bagian dada dan perut, sementara dirawat di RSCM. Sedangkan Aditya mengalami luka sabetan celurit di kaki, sempat dirawat di RS Budi Kemulian, namun saat ini sudah pulang ke rumahnya," ungkapnya.
Ia menyampaikan, kronologi kejadian bermula ketika korban mengendarai motor bersama teman-temannya sebanyak 40 motor menggelar sahur on the road.
"Tiba-tiba papasan dengan rombongan motor tersangka dan teman-temannya berjumlah 100 orang. Karena tidak ada yang mau mengalah, maka terjadilah keributan antar rombongan," bilangnya.
Tiba-tiba, tambahnya, salah seorang tersangka melakukan penusukan terhadap Dimmy dengan menggunakan pisau sebanyak tiga kali. Akibatnya, korban jatuh tersungkur dan mengeluarkan darah.
"Setelah Dimmy tersungkur, ternyata ada teman Dimmy yang bernama Adit juga terluka sabetan clurit pada bagian kaki sebelah kiri," jelasnya.
Gunawan menuturkan, pihaknya sudah memeriksa saksi atas nama Isfan Fajar (18), Bayu Nusantara (19), Dimas (19), dan Fandi (19). Selain itu polisi juga sudah meminta visum korban di rumah sakit.
"Pelaku masih dalam penyelidikan. Kami sedang mengecek CCTV di sepanjang TKP," katanya.
Gunawan mengimbau, sebaiknya kegiatan sahur on the road dikurangi, karena kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.
"Sebaiknya mengurangi kegiatan sahur on the road. Ini banyak dipakai pelaku kejahatan untuk merampas motor, merampas barang pribadi. Jadi tidak banyak bermanfaat," tandasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah