Headlines News :
Home » , , » Kesbangpol DKI: Tingkatkan Kewaspadaan Pascapilpres

Kesbangpol DKI: Tingkatkan Kewaspadaan Pascapilpres

Written By Metro Post News on Kamis, 10 Juli 2014 | 20.28

Jakarta - Mengantisipasi kerusuhan antar dua kubu yang mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 dan 2, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI meningkatkan kewaspadaan terhadap gesekan antar warga Jakarta pascapemilihan presiden (Pilpres) 2014.
Kepala Badan Kesbangpol DKI Fatahillah mengatakan, pihaknya sudah siap mengantisipasi terjadinya potensi konflik antardua kubu pasangan capres dan cawapres. Untuk itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan lainnya untuk menjaga suasana kota Jakarta.
“Kami siap. Kami telah lakukan koordinasi dengan pihak terkait. Kami lakukan koordinasi lapangan,” kata Fatahillah, Kamis (10/7).
Supaya dapat mencegah terjadinya gesekan dan konflik antar dua kubu pasangan capres tersebut sejak dini, pihaknya telah mendirikan posko bersama di kantor Kesbangpol DKI di Balai Kota DKI Jakarta.
Namun yang pasti, lanjutnya, meski Pilpres telah usai, bukan berarti kewaspadaan dikendurkan. Dia meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan menguatkan koordinasi serta komunikasi antar aparat keamanan.
“Kewaspadaan ditingkatkan. Kuatkan koordinasi. Pertemuan saja di lapangan. Terus upayakan meningkatkan pemahaman masyarakat,” ujarnya.
Tindakan peningkatan kewaspadaan dan meningkatkan pemahaman masyarakat untuk menjaga Kota Jakarta sejalan dengan instruks Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
“Sejalan dengan instruksi Pak Basuki. Waspada terus, jaga keamanan. Koordinasi dengan aparat terkait. Jadi jangan sampai Jakarta rusuh lah,” ungkapnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan, calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Soebianto memiliki sikap negarawan, maka kondisi Kota Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Indonesia akan tetap aman dan kondusif.
“Kondisi Jakarta pascapemilihan presiden sangat kondusf. Kecuali kedua capres kita ini bukan negawaran, ya. Kalau bukan negarawan, kita khawatir. Itu saja. Kalau mereka negarawan, enggak usah dikhawatirkan, semua aman,” kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan sejauh ini kondisi keamanan dan ketertiban Kota Jakarta usai Pemilihan Presiden (Pilpres) terjaga dengan baik. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Djoko Suyanto telah mengimbau kedua kubu tetap tenang.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah