Headlines News :
Home » , » 30 Anggota Polres Jakbar Pakai Narkoba

30 Anggota Polres Jakbar Pakai Narkoba

Written By Metro Post News on Kamis, 11 September 2014 | 12.11

Jakarta - Sebanyak 30 orang polisi dari Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) terbukti memakai narkoba. Mereka diketahui memakai narkoba setelah dilakukan tes urine yang dilakukan Polres Jakbar belakangan ini.
Hal itu dikatakan Kepala Humas Polres Jakbar, Kompol Heru Julianto, kepada SP, Rabu (11/9).
Heru mengatakan, setelah diketahui menggunakan narkoba selanjutnya mereka mendapatkan latihan fisik yang relatif berat di kawasan Palmerah.

“Latihan fisik ini bertujuan untuk membuang racun di dalam tubuh,” kata dia.
Ketika ditanya apakah mereka yang terbukti memakai narkoba itu harus diberi sanksi pidana, Heru menjawab, latihan fisik dan mengikuti rehabilitas itu sendiri sudah merupakan sanksi bagi mereka.

Setelah selesai latihan fisik selama kurang lebih 10 hari akan dilakukan tes urine kembali. “Jika masih positif maka akan dikirim ke pusat rehabilitasi di Lido, Jawa Barat," ujar Heru.
Ketua Umum Jaringan Informasi Dampak Miras dan Obat Berbahaya (Ridma), Budi Rahardjo, mengapresiasi sikap dan konsistensi Kapolres Metro Jakbar Kombes Fadil Imran atas tindakan tegasnya menangani masalah narkoba dengan tidak saja gencar mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Metro Jakbar.

Ungkap 70 Kasus Kriminal

Sementara itu, Polres Jakarta Utara (Jakut) mengungkap 70 kasus kejahatan yang terjadi di Jakut dalam kurun waktu 10 hari terakhir ini. Terungkapnya 70 kasus kriminalitas itu terjadi dalam operasi rahasia Polres Jakut.

"Operasi ini akan terus kami lakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif serta menjaga kehidupan bermasyarakat yang aman,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jakut Kompol, Azhar Nugroho, kepada SP, Rabu (10/9) sore.

Kasus-kasus kriminalitas yang diungkap itu antara lain pencurian dengan kekerasan, pencurian yang mengakibatkan kematian, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, kepemilikan senjata tajam, perjudian, premanisme, dan sebagainya.

Menurut Azhar, dari ke-70 kasus tersebut, pihaknya mengidentifikasi ada 86 orang pelaku, yang 38 diantaranya ditahan sedangkan sisanya 48 orang dibebaskan dengan peringatan karena mengganggu ketertiban umum seperti mengamen dan mengemis dengan unsur pemaksaan, serta kegiatan premanisme lainnya yang meresahkan masyarakat.

"Untuk 48 orang yang dibebaskan dan diberi peringatan sebelum dilepas. Mereka akan dibina terlebih dahulu oleh Suku Dinas Sosial Jakut agar tidak mengulangi kembali perbuatannya," lanjut Azhar.
Ada pun barang bukti yang disita antara empat unit mobil hasil curian, enam unit sepeda motor hasil curian, dua pasang pasang kaca spion hasil curian, kartu remi, 13 senjata tajam, beberapa senjata api rakitan dan uang tunai hasil penodongan.

Sementara itu, seorang kurir narkoba berinisial Ea dengan barang bukti 25 gram sabu berhasil ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakbar membekuk kurir sabu di POM Bensin Shell, kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jaktut), Rabu (10/9).

Sedangkan Polres Metro Depok menyita 5.000 botol minuman keras berbagai merek berkadar alkohol lebih dari 15% di dua toko yang digunakan sebagai gudang kawasan Sukmajaya Depok, Selasa (9/9) dini hari.
Sampai Kamis (11/9) ribuan botol miras tersebut masih dijadikan barang bukti kepolisian setempat.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah