Headlines News :
Home » , » Anggaran Publikasi dan Sosilisasi Pembongkaran Rumah Di Akses Tol Priok Dipertanyakan

Anggaran Publikasi dan Sosilisasi Pembongkaran Rumah Di Akses Tol Priok Dipertanyakan

Written By Metro Post News on Senin, 08 September 2014 | 13.46

JAKARTA, METRO POST - Setelah sempat tertunda, jajaran Pemkot Administrasi Jakarta Utara akhirnya membongkar sembilan bangunan rumah yang berdiri di atas lahan akses Tol Tanjung Priok Seksi E2 Cilincing – Jampea.Kesembilan bangunan tersebut berada di RT 13/12 Kalibaru, Cilincing dan wilayah Kelurahan Koja.
Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara, Junaedi mengatakan, eksekusi terhadap sembilan bangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Bongkar (SPB) Walikota Jakarta Utara yang dilayangkan sejak awal Agustus.
“Kesembilan bangunan tersebut merupakan bangunan terakhir yang dibongkar. Jadi secara keseluruhan ada 196 bangunan yang dibongkar,” ujar Junaedi.
Pembongkaran tersebut mengerahkan sebanyak 700 personel gabungan terdiri dari Satpol PP dibantu TNI/Polri. Tak hanya itu, sebanyak 20 kendaraan Sudin Kebersihan Jakarta Utara juga disiagakan untuk mengangkut barang-barang milik warga.
Junaedi menambahkan, pembongkaran sempat tertunda selama beberapa hari lantaran timnya harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan lurah serta camat setempat.
Rohlia (38), warga Jl Kali Baru Barat RT 13/12 Kali Baru menuturkan, dirinya keberatan dengan nilai ganti rugi yang diberikan. Bahkan, ibu tiga anak ini sempat menghalangi laju bechoe yang akan membongkar rumahnya. “Sekarang masih bingung mau pindah ke mana?,” ujarnya.

Terlepas dari peristiwa pembongkaran sejumlah awak media di Jakarta Utara mempertanyakan anggaran sosialisasi dan publikasi pembongkaran tersebut. Pasalnya sejumlah awak media yang saat itu bertugas meliput di lokasi kecewa dengan sikap Kasie Pemberitaan Sudin Kominfomas Jakarta Utara, Rahmat S.Sos yang terkesan arogan dan koruptif.
Banyak awak media yang bertugas saat itu tidak mendapatkan haknya seperti press realease yang lainnya. Kabar yang beredar ada anggaran puluhan juta yang dianggarkan untuk operasional dan publikasi untuk awak media   yang tidak diberikan malah ditilep sendiri. Hingga  berita ini diturunkan Sang Kasie tidak pernah ada di ruangan, hingga terkesan jadi pembenaran hal ini..
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah