Headlines News :
Home » , » Lelang Tak Kunjung Rampung, Sejumlah Jalan Rusak di Jakarta Utara Terbengkalai

Lelang Tak Kunjung Rampung, Sejumlah Jalan Rusak di Jakarta Utara Terbengkalai

Written By Metro Post News on Selasa, 09 September 2014 | 20.54

Jakarta - Sejumlah jalan di Jakarta Utara yang rusak dan berlubang kerap dikeluhkan oleh warga sekitar. Kondisi jalan yang rusak membuat jalan berdebu dan rawan kecelakaan.
Padahal, tahun anggaran 2014 tinggal menyisakan waktu empat bulan. Hal ini membuat penyerapan anggaran untuk perbaikan jalan tidak berjalan optimal. Terlebih lagi, sebentar lagi akan datang musim hujan.
Beberapa jalan yang belum diperbaiki antara lain:
- Kecamatan Penjaringan: Jl. Kamal Muara 7 dan 4, dan Jl. Buntek.
- Kecamatan Koja: Jl. Kramat Jaya, Jl. Mantang, Jl. Plumpang Raya, dan Jl. Mahoni.
- Kecamatan Tanjung Priok: Jl. Sungai Bambu 1 dan 3, Tanjung Priuk, dan Jl. Pademangan Raya.
- Kecamatan Cilincing: Jl. Tipar Cakung, Jl. Sungai Mahakam Cilincing, Jl. Beting Raya, dan Jl. Beting Asem.
Kamsi (55), warga RT07/RW10 kelurahan Lagoa, kecamatan Koja tersebut mengungkapkan, Jalan Mahoni di depan permukimannya sudah rusak semenjak tahun 2012 dan belum diperbaiki.
"Memang sempat ditambal aspal tipis saat awal tahun 2014, tapi saat banjir besar bulan Februari, jalan tersebut langsung rusak kembali," ujar Kamsi kepada SP Selasa (9/9) sore.
Menurut Kamsi, jalan rusak tersebut menimbulkan debu yang menganggu pernapasan dan kerap menimbulkan kecelakaan karena jalan dalam kondisi tidak rata.
"Karena lubang semakin dalam, warga berinisiatif menguruk lubang dengan puing, namun kami mengharapkan pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini," tandas Kamsi.
Sementara itu, Ketua RW 10 kelurahan Semper Barat, Nanang Syafei mengatakan jalan di lingkungannya sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki. "Saya sudah komunikasi dengan pak camat dan pak lurah, namun selalu saja mereka beralasan anggaran belum bisa digunakan karena masih menunggu proses dari dinas terkait," kata Syafei.
Syafei menjelaskan bahwa jalan di RW10 rencananya akan dibetonisasi dan saat ini sudah masuk di Unit Lelang Pengadaan (ULP) Prov DKI Jakarta. "Kami mohon segera direalisasikan jangan sampai karena prosedur lelang yang bertele-tele, warga yang menjadi korbannya," keluh Syafei.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jalan Jakarta Utara, Monang Ritonga mengakui bahwa sejumlah jalan tersebut memang belum diperbaiki sampai saat ini.
"Kita sudah memasukkannya dalam paket 78 pengerjaan paket peningkatan jalan, jembatan, dan trotoar. Namun saat ini masih terhambat karena ada tahap evaluasi di ULP," ujar Monang.
Monang pun tidak bisa menjamin waktu dilakukannya pengerjaan karena pihaknya hanya masih menunggu hasil ULP. "Untuk 16 titik pembuatan trotoar seperti di Jalan Tipar Cakung, Kamal Muara, Sungai Bambu, Metros Semper dan Jalan Kramat Jaya, kami rasa tidak akan terkejar, karena sisa waktu yang sangat pendek di tahun 2014 ini," ungkap Monang.
Menurut Monang, perbaikan jalan lebih dimungkinkan untuk dilakukan, karena teknis pengerjaannya lebih cepat. "Semoga saja proses evaluasi lelangnya cepat selesai, jadi kami bisa segera memperbaiki jalan," tandas Monang.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah