Headlines News :
Home » , , » Omzet Pedagang Sepi, Jokowi Akan Benahi Fasilitas Lokbin 103 Koja

Omzet Pedagang Sepi, Jokowi Akan Benahi Fasilitas Lokbin 103 Koja

Written By Metro Post News on Selasa, 23 September 2014 | 19.16

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta sekaligus Presiden terpilih RI 2014-2019 kembali melakukan blusukan sekaligus meresmikan Lokasi Binaan (Lokbin) Lorong 103 Blok B, kecamatan Koja, Jakarta Utara pada Selasa (23/9) siang. Dalam blusukan-nya tersebut, Jokowi mendengarkan keluhan beberapa pedagang yang sedang membuka kios bahwa omzet penjualan mereka menurun drastis semenjak pindah ke Lokbin karena pembeli sepi.
"Kita akan benahi semuanya fasilitas di Lokbin ini, supaya para pedagang bisa berjualan dan pembeli juga nyaman," ujar Jokowi, Selasa (23/9) siang.
Keberadaan sebuah rumah yang belum dibebaskan dan masih menempel ke bagian Lokbin 103 menarik perhatian Jokowi.
"Ini nanti akan dibayar, kita beli, baru nanti akan kita siapkan ruang parkir yang lebih luas dan bagus, jadi yang mau belanja juga nyaman parkir disini" tambah Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga berbicang dengan salah satu pedagang tas dan memborong beberapa tas dengan mengeluarkan tiga lembar uang pecahan Rp 100.000.
"Tas buatan lokal juga tidak kalah bagus dengan merk mal, nanti kita akan berdayakan dan latih para pengusaha tas lokal, supaya mereka bisa mengembangkan usaha mereka dan membuat tas yang lebih berjualitas," ungkap Jokowi.
Usai memborong beberapa tas dari salah satu kios pedagang, ia juga mendatangi penjual pakaian wanita di lantai dua Lokbin tersebut.
"Pak Jokowi, saya minta tolong dengarkan jeritan kami, kami sudah jualan lima bulan lebih disini, tapi sepi sekali pak, lebih ramai saat kami berjualan di pinggir jalan," keluh pemilik kios pakaian wanita tersebut.
"Nanti ya pak Sabar, nanti akan kita benahi semua, termasuk akses tangga disini, jadi bapak juga bisa berjualan dengan baik, tapi tolong kios yang bapak tempati ini jangan dikosongkan," ujar Jokowi.
Jokowi juga mengungkapkan bahwa tahun depan direncanakan akan dibangun kembali lokbin di blok C yang saat ini dipenuhi tempat service peralatan elektronik namun dengan kondisi berjualan yang memprihatinkan. "Kita akan bangun lagi, konsepnya sama, namun akan kita buat lebih bagus dengan parkir yang memadai," tandas Jokowi.
Sementara itu, Orada Sinurat selaku Kepala UPT Lokbin DKI Jakarta mengatakan terkait masalah sepinya kios di Lokbin 103, ia akan menertibkan lapak pedagang di luar Lokbin. "Selama ini memang masih banyak lapak pedagang yang berjualan di pinggir jalan meski sudah memiliki kios di lokbin, nantinya akan kami tertibkan mereka semua, jadi kalau mereka masih berjualan di pinggir jalan, mereka akan kehilangan hak kios mereka," ujar Orada.
Menurut Orada, dari 224 kios yang ada di Lokbin Lorong 103 Blok B, 60 persen kiosnya sudah terisi. "Tetapi 30% nya lebih memilih berjualan di pinggir jalan, kios mereka kebanyakan di lantai dua dan tiga, mereka selama ini meminta dispensasi karena menurut mereka jika hanya mengandalkan kios diatas susah untuk laku, pembeli susah untuk beli," lanjut Orada.
Orada mengungkapkan bahwa operasi bersama dengan Satpol PP yang tadinya dilakukan pada pagi hingga siang hari nantinya akan diubah menjadi sore sampai malam hari. "Karena kita tahu bahwa selama ini para pedagang di pinggir jalan lebih ramai sore menjelang malam, jadi akan kami koordinasikan agar penertiban dilakukan pada jam rawan tersebut," tambah Orada.
Orada menjelaskan dengan penertiban pedagang di pinggir jalan maka secara tidak langsung akan membuat ramai pembeli di Lokbin. "Kita akan berikan surat peringatan agar mereka segera menempati kios di Lokbin, dan kios mereka yang dipinggir jalan akan ditertibkan, bila mereka tidak lekas mengisi kios, maka kios mereka akan kita beri segel putus (sita) dan akan diundi ulang untuk pedagang lainnya," tandas Orada. 

Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah