Headlines News :
Home » » 10 Warga Korban Kerusuhan Paniai Masih Dirawat

10 Warga Korban Kerusuhan Paniai Masih Dirawat

Written By Metro Post News on Selasa, 09 Desember 2014 | 20.28

Jayapura - Tercatat 10 warga korban kerusuhan di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua, masih dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUDD) setempat untuk mengobati luka mereka. Kapolda Papua Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Yotjen Mende kepada Antara di Jayapura, Selasa (9/12), mengatakan ke-10 warga itu masih dirawat di RSUD Enarotali setelah pecahnya kerusuhan yang menyebabkan empat warga tewas. Dia mengatakan, ke-10 warga yang masih dirawat sebagian besar berusia di bawah 20 tahun, yakni Jery Gobay (17), Oktovianus Gobay (17), Noak Gobay (13), Yulianto Motte (36), Andrias Dogopia (23), Yulianus Tebay (40) dan Naftali Neles Gobay (45). Korban lainnya adalah Yeremias Kayame (59), Italia Edowai (35) dan Albernadus (10). "Tim medis di rumah sakit masih terus menangani para korban itu," kata Mende. Ia mengatakan bahwa untuk keempat korban yang tewas sudah diambil keluarganya dan saat ini disemayamkan di kantor Distrik Panaiai Timur. Mende menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab kerusuhan serta pelaku penembakan karena dari laporan terungkap sempat terdengar bunyi tembakan sebelum warga menyerang kantor koramil dan polsek. Dari laporan yang diterima, kata Mende, kasus itu berawal dari kasus lalu lintas hingga menyebabkan terjadi pertikaian antara warga dengan aparat keamanan. Akibatnya warga melakukan pemalangan di ruas jalan Gunung Merah dan sesaat sebelum dibuka terdengar bunyi tembakan yang diikuti warga menyerang kantor koramil dan polsek. Dia menambahkan, akibat serangan tersebut lima anggota polisi dan anggota TNI terluka, serta empat kendaraan roda empat dibakar massa. Sementara situasi kemaanan saat ini sudah berangsur pulih.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah