Headlines News :
Home » , , , » BMKG: Waspadai Hujan Ekstrem di Jawa Tengah Bagian Selatan

BMKG: Waspadai Hujan Ekstrem di Jawa Tengah Bagian Selatan

Written By Metro Post News on Senin, 08 Desember 2014 | 13.57

Cilacap - Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap mengimbau warga Jawa Tengah bagian selatan khususnya Kabupaten Cilacap mewaspadai kemungkinan terjadinya hujan ekstrem pada Desember hingga Januari 2015. "Hujan ekstrem berpeluang terjadi pada puncak musim hujan yang diprakirakan akan berlangsung pada Desember hingga Januari. Oleh karena itu, warga yang bermukim di wilayah rawan banjir dan longsor diimbau untuk waspada saat terjadi hujan lebat," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo, di Cilacap, Senin (8/12). Ia mengakui bahwa hujan ekstrem sempat terjadi pada akhir November di Kabupaten Kebumen dan Purworejo dengan curah hujan dalam satu hari mencapai di atas 150 milimeter sehingga mengakibatkan banjir dan longsor di Kecamatan Alian, Kebumen. Akan tetapi untuk Kabupaten Cilacap, kata dia, belum sempat terjadi hujan ekstrem karena di saat banjir melanda Kecamatan Alian, curah hujan harian tertinggi di Cilacap hanya mencapai 93 milimeter. "Sempat hampir terjadi hujan ektrem karena curah hujannya mencapai 93 milimeter. Saat puncak musim hujan, biasanya ada hujan ekstrem, sehingga masyarakat harus waspada," katanya. Kendati demikian, dia mengakui bahwa intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Cilacap dalam tiga hari terakhir cenderung ringan hingga sedang. Menurut dia, hal itu merupakan dampak dari badai Hagupit yang muncul di Filipina. Dalam hal ini, kata dia, awan-awan hujan yang tumbuh di atas Jawa Tengah (Jateng) selatan tersedot ke pusat badai sehingga wilayah itu cenderung terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. "Kami prakirakan dalam beberapa hari ke depan, hujan lebat kembali mengguyur wilayah Jateng selatan khususnya Cilacap seiring dengan melemahnya pengaruh badai Hagupit. Apalagi saat ini di sekitar Australia telah muncul low pressure atau daerah pusat tekanan rendah," katanya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah