Headlines News :
Home » , » DKI Bangun 15 Taman Terpadu Tahun Depan

DKI Bangun 15 Taman Terpadu Tahun Depan

Written By Metro Post News on Selasa, 09 Desember 2014 | 20.07

Jakarta - Untuk memperbanyak ruang terbuka hijau di Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun 15 taman terpadu di lima wilayah Kota. Pembangunannya dimulai pada 2015. Kepala Bidang Taman Kota Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Ratna Diah mengatakan, taman terpadu ini nantinya akan dilengkapi dengan sarana Posyandu dan sarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui pembangunan taman terpadu ini, lanjutnya, diharapkan akan mampu menimbulkan rasa kepemilikan warga terhadap taman tersebut. "Jadi ke depan, taman akan berfungsi sebagai sarana keindahan kota dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Ditambah menjadi pusat kegiatan masyarakat," kata Ratna, Selasa (9/12). Setiap wilayah akan dibangun tiga taman. Rinciannya yaitu, tiga taman di wilayah Jakarta Selatan yakni taman akan dibangun di Jalan Gang Rukun RT 004 RW 01, Taman Jangkrik, dan RTH Jagakarsa. Lalu tiga taman di wilayah Jakarta Pusat, adalah taman akan dibangun di lahan yang berada di Jalan Kalibaru Timur VI Gg 14 RT 004/09, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran; Taman Guntur, Tanah Abang, dan Taman Duri, Gambir. Selanjutnya, tiga taman di wilayah Jakarta Barat. Terdiri dari RTH di Jalan Mangga XIV RT 007 RW 003, Duri Kepa, Kebon Jeruk; lahan taman di Kampung Joglo, Kembangan, dan lahan di Jalan Kampung Baru RW 10, Kembangan Utara. Tiga taman lainnya akan dibangun di wilayah Jakarta Timur, yaitu lahan di Jalan Manunggal II Komplek Kodam Jaya, Cipinang Melayu, Makasar; RTH di Kecamatan Makasar dan lahan di Jalan Pedaengan, Cakung. Untuk di Jakarta Utara, tiga taman terpadu akan dibangun di Taman Toar, Koja; Taman Walang Baru, Koja; dan Taman Sena di Kecamatan Cilincing. Seluruh lokasi yang bakal dibangun taman terpadu merupakan lahan milik Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI. Sehingga tidak lagi diperlukan pembebasan lahan. Luasan lahan bervariasi, mulai dari luas lahan terkecil 500 meter hingga lahan terluas 7.200 meter. "Semua ini, tergantung dengan cakupan wilayah dan jumlah penduduk di sekitar lokasi taman. Kalau penduduknya banyak, ya akan dibangun taman yang luas," ujarnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah