Headlines News :
Home » , , » Jelang Dihukum Mati, Gembong Narkoba Freddy Budiman Ajukan PK

Jelang Dihukum Mati, Gembong Narkoba Freddy Budiman Ajukan PK

Written By Metro Post News on Kamis, 11 Desember 2014 | 14.23

Kejaksaan Agung telah menetapkan gembong narkoba Freddy Budiman untuk dihukum mati. Namun jelang pelaksanaan eksekusi mati, Freddy justru menyiapkan pengajuan peninjauan kembali atau PK. Ia pun akan meminta grasi ke Presiden Joko Widodo. Freddy yang kini mengecat rambutnya dengan warna perak itu mengatakan, ia masih memiliki dua upaya hukum yang belum dijalankan agar terhindar dari hukuman mati. "Peninjauan kembali dan grasi belum digunakan," kata Freddy didampingi petugas Lapas Batu, Nusakambangan, Cilacap, saat keluar dari sel isolasi. Freddy mengaku, saat ini dia tengah menyiapkan mentalnya dengan banyak beribadah salat dan mengaji dengan terpidana teroris di Nusakambangan. Ia melakukan kegiatan kerohanian tersebut sembari menyiapkan pengajuan PK atas kasus narkoba yang menjeratnya. Terkait rencana pengajuan PK itu, Freddy menolak menyebutkan novum atau bukti baru yang dimiliki pihaknya. Apakah Freddy akan lolos dari hukuman mati? Pemerintah dalam waktu kurang dari sebulan akan melaksanakan eksekusi mati, sementara PK Freddy masih dalam proses pengajuan. Jejak Freddy Nama gembong narkoba Freddy Budiman mencuat ke publik setelah model majalah dewasa, Vanny Rosyane membuat pengakuan ihwal skandal di Lapas Cipinang. Vanny mengaku ia kerap berhubungan intim dan memakai sabu di ruangan di Lapas Cipinang dan ruang kerja kalapas bersama Freddy Budiman. Pengakuan ini berbuntut pada pencopotan Thurman Hutapea dari jabatan Kalapas Cipinang. Freddy Budiman merupakan bandar narkoba jaringan internasional. Dia divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin, 15 Juli 2013, karena terbukti mengatur peredaran ekstasi sebanyak 1.412.476 butir dari balik jeruji, Mei 2012 lalu. Ekstasi itu dimasukkan ke dalam sejumlah akuarium di dalam truk kontainer. Selain Jakarta, ia juga mengedarkan ekstasi ke Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah