Headlines News :
Home » , , , , » KIH Usulkan Tujuh Kursi Pimpinan di DPRD DKI

KIH Usulkan Tujuh Kursi Pimpinan di DPRD DKI

Written By Metro Post News on Senin, 01 Desember 2014 | 16.41

Jakarta - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mengajukan komposisi pimpinan komisi DPRD DKI ke Koalisi Merah Putih (KMP). Sebanyak tujuh kursi pimpinan dari 15 kursi pimpinan yang diperebutkan, diklaim menjadi milik KIH. Sedangkan sisanya, boleh diisi oleh fraksi yang tergabung dalam KMP.
Tujuh kursi yang diminta KIH dibagi ke empat fraksi. Yaitu Fraksi PDI-P mendapatkan kursi Wakil Ketua Komisi A, Sekretaris Komisi C, Wakil Ketua Komisi D, dan Ketua Komisi E.
Lalu, Fraksi Nasional Demokrat mendapatkan posisi Sekretaris Komisi A, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa mendapatkan posisi Sekretaris Komisi D dan Fraksi Hanura mendapatkan posisi Sekretaris Komisi E.
Ketua Fraksi PDI-P, Jhonny Simanjuntak mengatakan komposisi pimpinan komisi yang ditawarkan ke KMP diperoleh berdasarkan perhitungan secara proporsional. Perhitungan komposisi tersebut sesuai dengan pasal 56 Tata Tertib DPRD DKI.
“Ini hasil musyawarah. Tapi komposisi ini kemungkinan bisa diubah kalau KMP tidak sepakat. Kami akan musyawarahkan lagi jika tak sepakat,” kata Jhonny di DPRD DKI, Jakarta, Senin (1/12).
Namun sayangnya, penawaran tersebut tidak disetujui oleh KMP. Ketua Fraksi Golkar, Zainuddin menyatakan tidak sepakat dengan komposisi tujuh pimpinan yang diminta KIH. Dinilainya komposisi tersebut merugikan kedudukan politik Fraksi Golkar.
“Saya sangat tidak sepakat. Fraksi Golkar mengincar posisi Sekretaris Komisi E. Sementara dalam usulan itu, KIH mengusulkan posisi itu diisi oleh Fraksi Hanura. Jadi usulan KIH tidak mengakomodasi keinginan kami,” kata Zainuddin.
Hal senada juga disampaikan anggota Fraksi Partai Gerindra, Prabowo Soenirman. Dia menilai komposisi yang ditawarkan KIH kemungkinan besar akan ditolak KMP.
“Fraksi Golkar saja sudah menolaknya. Kemungkinan besar ditolak KMP penawarannya,” kata Prabowo.
Menurutnya, permasalahan pembentukan komisi dan pengisian 15 kursi pimpinan komisi tidak semudah mengajukan penawaran komposisi pimpinan. Karena ada persoalan yang belum selesai, yaitu Partai Demokrat yang meminta dua kursi pimpinan.
Karena itu, Prabowo memprediksikan pembentukan komisi sebagai alat kelengkapan dewan tidak akan terlaksana dalam waktu dekat ini.
Namun, Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi menjamin Pemprov DKI akan menggunakan anggaran 2015 memasuki tahun 2015. Sebab, rapat paripurna pembentukan alat kelengkapan dewan akan digelar pekan ini, kalau tidak hari Rabu (3/12) atau hari Jumat (5/12).
“Saya jamin Pemprov DKI tidak akan menggunakan APBD 2014. Pasti APBD 2015 sudah disahkan pada awal tahun depan. Karena dalam pekan ini, kalau enggak Rabu atau Jumat, kita akan gelar paripurnanya,” tegas Prasetyo.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah