Headlines News :
Home » , , » Puluhan Bangunan Liar di Lahan Irigasi Dibongkar Pemkot Bekasi

Puluhan Bangunan Liar di Lahan Irigasi Dibongkar Pemkot Bekasi

Written By Metro Post News on Rabu, 31 Desember 2014 | 12.30

Bekasi - Sedikitnya ada 49 bangunan liar (bangli) yang berdiri di Jalan Irigasi, Keluraahan Medansatria, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, di bongkar Pemerintah Kota Bekasi. Warga yang menolak pembongkaran ini melakukan perlawanan kepada petugas. "Sebelum pembongkaran bangunan liar ini, kami telah memberikan surat pemberitahuan kepada warga. Dan ini, merupakan instruksi dari Wali Kota Bekasi," ujar Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Radi Mahdi, Selasa (30/12). Puluhan bangunan liar itu berada di wilayah RT 03/RW 07, RT 07/RW 05 dan RT 05/RW 11. Sinap (40), warga RT 07/RW 05, mengatakan dirinya sudah tiga tahun menempati bangunan di lahan irigasi tersebut. "Sejak kemarin malam sudah dibongkar-bongkar," ujar Sinap, yang berasal dari Madura, Jawa Timur. Dirinya pun, telah mendapat surat pemberitahuan perihal pembongkaran yang dilakukan siang tadi. Setelah dibongkar, dirinya bersama suami dan enam anaknya, akan mengontrak rumah di wilayah Bogor, Jawa Barat. "Nanti, kami tinggal di kontrakan di Bogor. Bangunan dibongkar tapi kami tidak dapat uang ganti rugi," ujarnya. Sementara, warga yang menolak dibongkar melakukan perlawanan terhadap personel Satpol PP Kota Bekasi. Sedikitnya, lima enam petugas di kapangan terluka akibat insiden ini. Mereka terluka di bagian tangan karena berusaha menghalau pukulan kayu balok yang dilakukan seorang warga. Camat Medansatria, Tugimin, mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait rencana pembongkaran kepada para pemilik bangunan. "Surat peringatan sudah kami sampaikan sebanyak tiga kali. Hari ini, surat peringatan terakhir dan masih kami berikan kesempatan untuk membongkar sendiri bangunannya hingga pukul 14:00 WIB," ujarnya.. Hingga batas waktu yang ditentukan, warga belum juga membongkar sendiri bangunannya. Bahkan, puluhan warga berusaha menghalang-halangi petugas yang akan membongkar bangunan. Sempat terjadi adu mulut dan dorong-mendorong antara warga dan petugas Satpol PP sehingga salah satu warga merasa emosi dan memukul petugas dengan balok kayu sepanjang sekitar tiga meter. Polisi setempat melakukan penahanan terhadap pelaku pemukulan tersebut, namun akhirnya dilepaskan kembali. Setelah insiden ini, petugas berdialog dengan warga untuk mencari solusi. "Setelah berdialog dengan warga, mereka bisa mengerti. Mereka ingin mengambil material sisa bangunan yang masih bisa dimanfaatkan," kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Bekasi, Dedi Supriadi.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah