Headlines News :
Home » » APBD DKI 2014 Hanya Terserap 71%

APBD DKI 2014 Hanya Terserap 71%

Written By Metro Post News on Senin, 05 Januari 2015 | 17.57

Jakarta - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 DKI Jakarta hanya mampu terserap 71% atau sekitar Rp 52,17 triliun penerimaan dari total APBD 2014 Rp72 triliun. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan penyerapan APBD 2013 lalu. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, karena penyerapan yang jauh dari target tersebut, maka pihaknya pun melakukan evaluasi supaya tidak terulang dalam realisasi program dari APBD 2015 yang akan segera diketuk nanti. "Kita sudah evaluasi pemborosannya masih banyak sewa mobil Rp 461 miliar setahun, pembelian komputer Rp 162 miliar. Aneh-aneh saja sudah," kata Basuki di Balai Kota, Senin (5/1). Sementara itu, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) mencatat, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dari APBD 2014 mencapai Rp 8,7 triliun dari penerimaan. Sementara untuk pengeluaran hingga tanggal 4 Januari 2015 mencapai Rp 43,4 triliun atau sekitar 60 persen. Kepala BPKD DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan, beberapa yang tidak tercapai contohnya dari pajak kendaraan bermotor, yang semula menargetkan Rp 51 triliun hanya terealisasi Rp49 triliun. Lalu pajak hotel dari target Rp 1,4 triliun terealisasi Rp 1,3 triliun atau sekitar 96 persen. Selanjutnya pajak restoran sebesar Rp 2 triliun ditargetkan capaiannya Rp 1,8 triliun dan hanya tercapai Rp 1,5 triliun. "Tetapi dibanding 2013, kita semua meningkat nilai rupiahnya ya. Semua sebenarnya meningkat. Tapi dari target yang ditetapkan belum tercapai dan kinerjanya cukup bagus juga," katanya. Sementara yang tidak tercapai, dikatakan Heru, diantaranya adalah pajak reklame dari target Rp 2,4 triliun hanya tercapai Rp 862 miliar karena ada yang ditahan akibat banyak yang tidak dilelang dititik tertentu. Pasalnya, kebijakan Gubernur untuk di titik tertentu, reklame tersebut diganti dengan LED sehingga reklame-reklame di jalan ditiadakan. "Kalau untuk 2015 nanti ya kita sesuaikan targetnya, kalau bisa tetap diatas RPJMD," katanya. Heru juga meyakini apabila semua sistem sudah berubah menggunakan sistem elektronik, yakni dengan online, maka target-target yang sudah ditentukan pun akan tercapai. "Jadi agar penerimaan tercapai, misalnya parkir elektronik berjalan, ERP jalan, pajak online, iklan LED juga jalan," ujarnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah