Headlines News :
Home » , , , , » Tanggul Kali Sunter Belum Ditinggikan, Jalan Ancol Baru Selatan Digenangi Air

Tanggul Kali Sunter Belum Ditinggikan, Jalan Ancol Baru Selatan Digenangi Air

Written By Metro Post News on Selasa, 13 Januari 2015 | 19.40

Jakarta - Kondisi dinding tanggul yang belum ditinggikan di sepanjang Jalan Ancol Baru Selatan (Sebelumnya Jalan Danau Sunter Barat, red), Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, membuat genangan dari Kali Sunter melimpas ke jalan tersebut. Akibatnya perjalanan warga murid sekolah terhambat genangan air setinggi 10 hingga 30 centimeter (cm). Seperti Rudi (35) warga Jalan Bambu Kuning, RT10/RW03, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok misalnya, ia mengaku aktifitas sehari-harinya terganggu dengan keberadaan genangan air di jalan Ancol Baru Selatan. “Sepeda motor saya sering mogok apabila air dari kali tumpah ditambah hujan deras, padahal ini akses jalan yang paling dekat dengan kantor,” ujar Rudi, Selasa (13/1) siang. Menurut Rudi kondisi jalan tergenang tersebut sudah berlangsung hampir beberapa bulan belakangan, usai Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta melakukan normalisasi Kali Sunter dengan mengerahkan beberapa excavator untuk mengeruk sedimen lumpur. “Saat dikeruk, bagian bibir tanggul sempat ada yang rusak karena menjadi akses dimasukkannya excavator, sampai sekarang belum diperbaiki,” lanjut Rudi. Sementara itu Esti (17) mengaku harus membuka sepatunya ketika ia hendak menuju tempatnya bersekolah yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya dan melewati jalan Ancol Baru Selatan dengan berjalan kaki. “Harus dilepas dulu sepatunya mas, dari pada basah, nanti setelah sampai di sekolah dipakai kembali,” kata Esti. Tidak jarang Esti merasa kulit kakinya terasa gatal saat melintasi genangan air tersebut. “Pasti banyak kumannya, soalnya itukan air dari kali di samping jalan yang warnanya hitam, makanya saat sampai sampai di sekolah saya langsung mencuci kaki dengan sabun mandi,” tandas Esti. Menanggapi situasi tersebut, Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Utara, Kasna, mengaku akan segera melaporkan kondisi tersebut ke Dinas PU Tata Air DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan peninggian tanggul kali Sunter tersebut. “Untuk sementara akan kami gunakan karung pasir untuk penanganan darurat sehingga air dari dalam kali tidak meluber ke jalan,” ujar Kasna. Menurut Kasna, tanggul kali tersebut memang sudah direncakan untuk segera dikerjakan, namun karena permasalahan sistem lelang, pengerjaannya menjadi molor dan belum tertangani hingga saat ini. “Kita harapkan dalam waktu beberapa minggu ke depan tanggul ini bisa selesai diperbaiki,” kata Kasna.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah