Headlines News :
Home » , , , » 11.700 Warga Jakarta Utara Mengungsi Karena Banjir

11.700 Warga Jakarta Utara Mengungsi Karena Banjir

Written By Metro Post News on Rabu, 11 Februari 2015 | 12.44

Jakarta - Sebanyak 11.700 jiwa warga kota administrasi Jakarta Utara mengungsi dari permukimannya akibat bencana banjir yang melanda pesisir Ibu Kota tersebut pada Senin (9/2) lalu. Sebagian warga mengungsi di lokasi-lokasi titik pengungsian yang mencapai 59 titik jumlahnya namun adapula yang mengungsi di fasilitas umum seperti tempat ibadah ataupun sekolah yang tidak tergenang banjir. Asisten Kesejahteraan Masyarakat Wali Kota Jakarta Utara, Ahmad Ya'la, mengatakan ‎jumlah pengungsi pada banjir kali ini jauh lebih banyak dibanding Januari lalu karena genangan lebih tinggi. "Seharian kemarin hujan juga tidak berhenti ditambah banyak rumah pompa yang tidak befungsi karena aliran listrik dari PLN mati, membuat genangan air di Jakarta Utara sulit surut," ujar Ahmad, Selasa (10/2) siang di Stadion Tugu, Jakarta Utara. Untuk memenuhi kebutuhan warga di tempat pengungsian, ‎pemerintah kota Jakarta Utara juga menyiapkan dapur umum terpusat di setiap kantor Kecamatan dan beberapa lokasi Kelurahan yang sangat terdampak genangan banjir. "Kita juga ada posko dapur kecil yang melayani sejumlah pengungsi di lokasi strategis, contohnya ya seperti Stadion Tugu ini," lanjut Ahmad. Ahmad‎ mengungkapkan sebanyak 2.024 jiwa warga yang mengungsi karena genangan banjir sudah mendapatkan layanan kesehatan di posko klinik yang ada di setiap titik lokasi pengungsian sejak Senin (9/2) lalu.‎ "Pada umumnya mereka terkena gangguan infeksi saluran pernapasan atas dan gatal-gatal karena kondisi di tempat pengungsian tidak steril," tambah Ahmad. Sedangkan, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Ucu Rahayu, ‎yang ikut meninjau lokasi pengungsian di Stadion Tugu mengungkapkan jumlah pengungsi paling banyak terdapat di Kecamatan Koja sebanyak 6.100 jiwa, menyusul Kecamatan Kelapa Gading sebanyak 1.700 jiwa, Kecamatan Cilincing 1.500 jiwa‎, Kecamatan Pademangan 1.000 jiwa, Kecamatan Penjaringan 1.000 jiwa‎, dan Kecamatan Tanjung Priok 400 jiwa‎. "Setiap kecamatan juga telah kami distribusikan masing-masing satu ton beras, beserta peralatan memasak di dapur lengkap masing-masing dua set," ujar Ucu. Selain beras, menurut Ucu, instansinya juga membagikan berbagai kebutuhan lainnya seperti mie instan, sarden, selimut, tikar, nasi bungkus, terpal, matras, minyak goreng, minuman ringan, telur, minyak kayu putih, biskuit, dan pampers untuk balita.‎ "Kita juga mendapat bantuan dari Bazis Jakarta Utara dan PMI Jakarta Utara dalam penambahan logistik bantuan sehingga mencukupi untuk semua pengungsi," tandas Uccu.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah