Headlines News :
Home » , » DPPKAD Warning SKPD Yang Belum Memasukkan Laporan Keuangannya

DPPKAD Warning SKPD Yang Belum Memasukkan Laporan Keuangannya

Written By Metro Post News on Rabu, 11 Februari 2015 | 12.47

Toraja Utara - Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Firdaus Rinbata kepada sejumlah SKPD yang hingga saat ini belum memasukkan laporan keuangan agar segera menyerahkan laporan keuangannya. "Jika sampai tanggal 2 Februari belum memasukkan laporannya maka gaji SKPD tersebut akan tangguhkan" tegas Firdaus dalam rapat konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), kabupaten Toraja Utara tahun 2014 kemarin (29/1) di ruang pola kantor bupati. Disebutkan bahwa dari sekian banyak SKPD yang sudah memasukkan laporkan keuangannya baru sekitar 9 SKPD.Lebih lanjut disebutkan bahwa gaji pegawai per April tahun ini akan dibayarkan lewat rekening. Untuk itu bagi pegawai yang belum memiliki kartu elektronik agar segera berurusan dengan stakholder yang terkait. Sementara itu, menurut setda Torut, Lewaran Rantela'bi' dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Torut sejak 4 tahun berturut-turut ini mendapatkan WDP ( Wajar Dengan Pengecualian), untuk itu diharapkan pemda Torut dapat lebih meningkat menjadi WTP ( wajar tanpa Pengecualian). Sementara itu, menurut wakil ketua DPRD Torut, Rony Mapelay Katunde,SE dalam kesempatan itu bahwa adalah langkah awal yang baik, tahun ini untuk pertama kalinya pemda Torut melaksanakan rapat pra-konsultasi, sehingga hal ini dipandang sebuah kemajuan yang baik, namun dihimbaunya agar tidak melenceng dari grafik yang ada. Terkait ADD desa yang yang tahun ini mulai diberlakukan yang bersumber dari APBD menelan anggaran sampai 59M agar bisa diawasi dengan baik dalam pelaksanaannya. Hal senada juga disampaikan salah satu anggota DPRD Torut, Torik Kendekallo, pengawasan harus ditingkatkan dan dibutuhkan distribusi yang jelas agar agaran tersebut bisa terarah. Disebutkan pula bahwa informasi yang dikumpulkan dari masyarakt bahwa hampir 100% ikan yang beredar dipasar itu mengandung bahan formalin, bahkan buah juga sudha mengandung formalin untuk itu diharapakan instansi terkait dapat melakukan pengawasan lebih ketat lagi dengan membuat posko dan alat tes ditempat-tempat tertentu untuk mengecek setiap makanan atau bahan makanan yang akan diedarkan dalam wilayah Torut. Ditambahkannya bahwa pemeliharaan bantaran sungai agar terus ditingkatkan (Yudha Sirenden)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah