Headlines News :
Home » , » Temui Ulama NU di Jatim, Direktur KPK Minta Nasihat

Temui Ulama NU di Jatim, Direktur KPK Minta Nasihat

Written By Metro Post News on Kamis, 12 Februari 2015 | 12.36

Surabaya - Direktur Litbang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Roni Dwi Susanto, secara mendadak mendatangi gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Rabu (11/2). Kunjungan itu guna menemui Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Agoes Ali Masyhuri yang akrab disapa Gus Ali. Kedatangan utusan KPK itu disebutkan bukan untuk hal lain kecuali meminta dukungan doa, saran dan nasihat (tausyiah) dari kiai-kiai sesepuh NU Jatim di tengah konflik yang melanda KPK. “Kami meminta nasihat kiai-kiai dari sisi moral, kira-kira apa pandangan-pandangan yang bisa kami ambil dari beliau-beliau untuk KPK ke depannya,” ujar Roni kepada wartawan di gedung PWNU Jatim di Surabaya, kemarin. Menurut dia, pihaknya melihat kiai sesepuh NU dapat memberikan pandangan dari sisi keteladanan untuk masalah yang kini dihadapi KPK. “Harapan kami pandangan-pandangan dan arahan sesepuh kiai NU bisa memberikan pencerahan. Beliau kiai NU menyarankan untuk menahan diri agar tidak terlalu berlebih-lebihan menyikapi persoalan tersebut,” ujar Roni dengan menirukan saran sesepuh NU Jatim itu. Yang jelas dan pasti, kata Roni, kedatangannya ke gedung PWNU Jatim bukan meminta perlindungan kepada kiai-kiai NU, namun meminta nasihat. Secara terpisah, Gus Ali menyatakan kedua belah pihak harus bisa memilah-milah atas kasus perseorangan, individu, baik dari KPK maupun Polri untuk tidak membawa-bawa institusi masing-masing. “Itu (kasus) kan antara unsur pimpinan KPK dan Polri, bukan institusi. Ini masyarakat luas harus menyadari dan jangan mencampuradukkan urusan oknum pimpinan dengan institusi,” ujarnya sambil meminta semua pihak menahan diri dan menunggu keputusan dari Presiden Jokowi.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah