Headlines News :
Home » , , » Polda Bengkulu Dituntut Fokus Adili Pemerkosa Remaja 14 Tahun

Polda Bengkulu Dituntut Fokus Adili Pemerkosa Remaja 14 Tahun

Written By Jainal Fatmi on Senin, 09 Mei 2016 | 00.20

Jakarta: Sebanyak 118 LSM dan 273 individu menyuarakan kepeduliannya untuk Y (14), ABG korban pemerkosaan 14 lelaki hingga meninggal di Bengkulu. Mereka menuntut Polda Bengkulu cepat tanggap menangani kasus ini.

"Dari kepolisian sudah tangkap beberapa pelaku, bagaimana tangkap dan adili pelaku jadi fokus polisi Bengkulu," kata Sekretaris Nasional Perempuan Mahardika, Mutiara Eka Pratiwi, di Kantor YLBHI, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat, Selasa (3/5/2016).

Menurut Mutiara, upaya penegakan hukum kasus ini harus menggunakan perspektif korban. "Tidak mengumbar nama, tidak ada statement menyudutkan, kemudian (pelaku) dituntut maksimal sesuai perundangan yang berlaku," tegas dia.

Pemulihan kepada keluarga juga diperlukan sebagai bentuk perlindungan hak-hak korban. Sebab, kejadian yang menimpa Y pasti menjadi pukulan berat keluarga.

Aliansi LSM memang belum mengambil langkah dalam kasus ini. Mereka masih berkomunikasi intensif dengan keluarga Y di Bengkulu.

"Kami komunikasi berjaringan dengan teman-teman di Bengkulu untuk langsung mengawal kasus ini," ujar Mutiara.

Rencananya, sebagian besar LSM akan melakukan aksi di Istana Negara, Rabu 3 Mei. Aksi dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kita akan aksi besok sore di Istana Negara dan simbolisasi membunyikan tanda bahaya darurat kekerasan seksual berupa klakson, kentongan, dan segala macam," ucap dia.

Kejadian yang menimpa Y berawal saat 14 pelaku berpesta minuman keras jenis tuak di salah satu rumah tersangka. Korban yang baru pulang dan masih mengenakan seragam biru putih melintas di lokasi itu. Melihat korban, pelaku langsung memerkosa dan membunuh serta membuang jasadnya ke jurang sedalam lima meter.

Korban diketahui meninggalkan rumah sejak Sabtu 2 April. Namun, keluarga baru menyadari korban hilang, Minggu 3 April.

Polisi telah menangkap 12 dari 14 pelaku. Dua pelaku masih dinyatakan buron, namun telah diketahui lokasi persembunyiannya.

Sementara itu, tujuh dari 12 pelaku merupakan anak di bawah umur. Polisi melakukan pemberkasan terpisah untuk pelaku di bawah umur.(Mtv)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah