Headlines News :
Home » » Badan Pertanahan Nasional Bangkalan Krisis Juru Ukur

Badan Pertanahan Nasional Bangkalan Krisis Juru Ukur

Written By Jainal Fatmi on Minggu, 14 Agustus 2016 | 16.54

BANGKALAN, MP - Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau yang kini disebut Agraria Tata Ruang (ATR) Kabupaten Bangkalan harus bekerja ekstra keras lantaran hanya memiliki enam juru ukur tanah dengan ribuan hektar tanah yang harus diukur setiap tahunnya.

Akibatnya, program Proyek Operasi Nasional (Prona) tahun 2016 sebanyak empat ribu bidang tanah yang tersebar di 20 desa akan berakhir pada 20 Agustus. Sementara pekerjaan masih rampung 90 persen.

"Kami hanya punya enam juru ukur tanah. Terpaksa pakai jasa tiga petugas administrasi yang diterjunkan untuk diperbantukan. Tapi kami optimis prona bisa selesai," ungkap Kepala ART/BPN Bangkalan Winarto, Minggu (14/8/2016).

Pekerjaan para juru ukur tanah ART/BPN Bangkalan itu dipastikan semakin berat di tahun 2017.
Pasalnya, jumlah bidang tanah yang harus diukur bertambah sebanyak 15 ribu bidang tanah atau meningkat 300 persen dari Prona tahun 2016.

"Kami bukan mengeluh namun kenyataannya demikian. Dengan bertambahnya jumlah bidang tanah, jelas kami kekurangan tenaga," jelasnya.

Idealnya, lanjut Winarto, 15 ribu bidang tanah dikerjakan oleh 36 orang. Di mana satu petugas mampu mengukur 7 hingga 10 bidang tanah dalam sehari.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah