Headlines News :
Home » , , » Bareskim Sita Data 38 JCH yang Tertahan di Filipina dari Imigrasi Parepare

Bareskim Sita Data 38 JCH yang Tertahan di Filipina dari Imigrasi Parepare

Written By Jainal Fatmi on Minggu, 28 Agustus 2016 | 14.03

PAREPARE-Dua orang penyidik dari Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) menggeledah Kantor Imigrasi Parepare, di Jl Jenderal Sudirman, Kota Parepare, Minggu (28/8/2016).

Mereka pun menyita satu berkas dalam map berwarna biru muda dengan ketebalan sekitar 3 sentimeter dari Kantor Imigrasi Parepare.

Penyitaan berkas 38 jamaah haji yang berasal dari sejumlah daerah kabupaten/kota di wilayah utara Sulawesi Selatan ini berlangsung tertib karena, dua penyidik Bareskrim didampingi langsung beberapa petugas Imigrasi dan data pun langsung diberikan.

Diketahui Imigrasi Parepare mengeluarkan paspor bagi 38 warga Sulsel berasal Sidrap, Pinrang, Wajo dan Barru yang saat ini tertahan di Filipina, setelah gagal berangkat haji melalui negara tersebut.

Paspor yang dikeluarkan untuk puluhan warga yang tertahan di Fillipina ini untuk tujuan umrah.

"Sejauh ini belum ada warga Parepare yang diketahui tertahan di Fillipina dari 177 orang JCH. Tetapi 38 orang berasal dari Wajo, Pinrang, Sidrap dan Barru,"jelas Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi yang mendampingi langsung tim Bareskrim.

Ia mengatakan, kedatangan tim Bareskrim ke Kantor Imigrasi Parepare hanya sebatas untuk mengambil data 38 orang yang menjadi korban berkas imigrasi dan tertahan di Fillipina hingga saat ini."
Tim Mabes sudah turun ke sejumlah daerah yang terdeteksi ada warganya yang menjadi dari 177 JCH di Fillipina, bukan hanya Parepare,"jelas Pria.

Dua orang penyidik Bareskrim pun enggang memberikan tanggapan mengenai penyitaan berkas dari Kantor Imigrasi tersebut. Kedua penyidik yang menggunakan setelan baju merah berkerah dan baju putih berkera langsung masuk di mobil dinas Kapolres Parepare setelah selesai mengambil data.

Sementara itu, Kasi Lalulintas dan Status Keimigrasian, Kantor Imigrasi Parepare, Imam Prawira mengatakan, kedatangan Bareskrim ini sebatas koordinasi masalah penerbitan 38 paspor warga Sulsel yang tertahan di Fillipina sekaligus sharing.

Ia mengatakan, penerbitan paspor 38 warga Sulsel dari empat kabupaten ini sudah sesuai dengan Standar Prosedural Operation (SOP) Imigrasi dan terus berkoordinasi khususnya Polres Parepare."Penerbitan sudah sesuai SOP,"katanya.

Imam menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui Warga Negara Fillipina, Syekh Rasyidin yang merekrut dan menjadi penyalur para Jamaah Calon Haji (JCH) asal Sulsel yang memanfaatka kuota negara tetangga tersebut.(*)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah