Headlines News :
Home » , , » Pilkada DKI Jadi Barometer Pilpres 2019

Pilkada DKI Jadi Barometer Pilpres 2019

Written By Jainal Fatmi on Minggu, 14 Agustus 2016 | 16.07

JAKARTA, MP - Pilkada DKI Jakarta menjadi tolok ukur Pilpres 2019 mendatang. Pengamat Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, bakal calon gubernur DKI bisa menentukan calon presiden ke depan.

Seperti yang terjadi pada Presiden Joko Widodo yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Maka dari itu, lanjut Hendri, tak heran bila partai politik berlomba-lomba menaruh kader terbaiknya memimpin Jakarta.
"Mulanya karena pak Jokowi. Dari situ, Parpol bisa mengukur untuk Pilpres 2009. Bila nanti Ahok kalah dalam Pilkada, konstelasi 2019 akan lucu," kata Hendri dalam diskusi 'Tensi Tinggi Pilkada DKI' di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2016)

Hendri menuturkan, konstelasi bisa semakin menarik bila Ahok maju tanpa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Kalau PDIP tidak dukung Ahok tapi Jokowi dukung Ahok dan dia kalah. 2019 lebih menarik lagi. Sulit ditebak," kata Hendri.
 
Sementara itu, Ketua Pemenangan Pemilu PKS Agung Sutiarso mengatakan, jabatan Gubernur DKI Jakarta menjadi posisi yang seksi dan banyak diperebutkan. Ia menganggap, gubernur yang berhasil memimpin Ibu Kota berpeluang maju dalam kontes pilres nanti.

"DKI Jakarta memiliki APBD yang sangat tinggi, daerahnya sangat besar, dan pusat pemerintahan. Kalau bisa memimpin DKI bisa menjadi barometer untuk memimpin negara," ungkapnya.

Dalam Pilkada DKI 2017, Agung berharap ada kandidat baru yang bisa bersaing dengan calon petahana Basuki `Ahok` Tjahaja purnama. Menurutnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi kandidat yang tepat menantang Ahok.

"Kami sudah berkomunikasi dengan PDIP untuk meminta Risma ke Jakarta," kata dia.(mtv)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah