Headlines News :
Home » , » Polri Diharap Jadi Role Model Pelayanan Publik

Polri Diharap Jadi Role Model Pelayanan Publik

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 20 Agustus 2016 | 18.32

Jakarta: Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur berharap Polri bisa jadi role model bagi kementerian dan lembaga lain dalam hal pelayanan publik. Asman menilai pelayanan Polri saat ini sudah lebih baik.

“Saya sudah berkunjung ke beberapa polda dan melihat pelayanan Polri sudah cukup baik. Seperti proses perpanjangan STNK yang tidak terlalu lama. Kemudian, untuk hal yang sederhana, seperti kebersihan toilet,” kata Asman usai menemui Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, Jumat (19/8/2016).

Namun, Asman ingin unit terkecil seperti polres dan polsek juga mampu melayani publik dengan baik. Menurut dia, keberhasilan Polri meningkatkan pelayanan publik mempengaruhi lembaga negara lainnya. “Kalau Polri bisa, kementerian dan lembaga lainnya pasti bisa.”
 

Menanggapi itu, Tito menyatakan pihaknya segera memperbaiki kekurangan di setiap pelayanan publik. Misalnya, untuk proses ganti nama BPKB atau perpanjangan SKCK akan dilakukan secara daring seperti halnya perpanjangan STNK.

Selain itu, Polri juga akan membuat beberapa inovasi, seperti sistem pelaporan darurat yang mengintegrasikan kepolisian, pemadam kebakaran, dan fasilitas kesehatan.

“Kami juga akan mendigitalisasi sistem penyidikan. Dengan begitu, tidak repot harus buka lemari arsip dan tidak perlu khawatir dengan kebakaran. Semua administrasi berita acara ada di file dalam bentuk perangkat lunak. Sehingga bisa diakses oleh pimpinan dengan cepat,” kata Tito.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek (kanan) meninjau kesiapan program layanan public safety center 119 di Puskesmas Gajahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu 22 Juni 2016. Antara Foto/Maulana Surya

Di sisi lain, Tito menyebutkan usulan untuk meningkatkan level Polda Riau, Polda Kepualauan Riau, dan Polda Lampung menjadi tipe A sedang dipertimbangkan oleh Asman.

Tahun ini, Polri sudah meningkatkan level Polda Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara dari tipe B menjadi tipe A. Dasar peningkatan itu adalah karena dua polda tersebut ada di provinsi perbatasan.

Kualitas pelayanan publik di instansi pemerintah jadi perhatian Presiden Joko Widodo. Menurut Presiden, masih banyak masalah seperti biaya dan waktu tunggu di kantor pembuatan paspor, KTP, akta kelahiran, akta nikah, sertifikasi tanah, pembuatan SIM, STNK, dan BPKB.

Presiden, saat rapat dengan para menteri pada April mengatakan, akan membentuk tim khusus pemantau pelayanan publik untuk menunjang pelaksanaan reformasi birokrasi. Presiden menyampaikan, reformasi pelayanan publik tidak bisa ditunda-tunda.

“Dalam situasi kompetisi, persaingan antarnegara, merebut investasi, dari atas ke bawah, dari hulu ke hilir, semua harus segera kita selesaikan, terutama yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Saya tidak mau lagi mendengar keluhan pelayanan publik,” ujar Presiden.

Hasil survei Komisi Pemberantasan Korupsi terkait integritas sektor publik pada 2014, secara umum, indeks integritas unit layanan di kementerian/lembaga pada tahun itu mencapai 7,22, di atas standar minimal yang ditetapkan KPK, yakni 6,00. Indeks ini terdiri dari indeks pengalaman integritas dan indeks potensi integritas.

Yang mendapat nilai merah atau di bawah 6,00 hanya Unit Izin Penyelenggaran Angkutan Pariwisata di Kementerian Perhubungan dan Unit Pencatatan Nikah Kementerian.

Meskipun indeks integritas sudah melampaui nilai yang ditetapkan, unit layanan tetap perlu memperbaiki dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat. Caranya, bisa dengan edukasi antikorupsi dan pengelolaan pengaduan masyarakat, mengomunikasikan memanfaatkan sarana media yang ada, meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam rangka menciptakan pelayanan yang transparan, serta upaya yang lebih serius dalam menghilangkan praktik gratifikasi.mtv
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah