Headlines News :
Home » » 11 Jembatan Hancur Diterjang Banjir, Akses Sejumlah Kecamatan Terputus

11 Jembatan Hancur Diterjang Banjir, Akses Sejumlah Kecamatan Terputus

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 12 November 2016 | 23.45

BANDUNG  - Sebanyak 11 jembatan di Kabupaten Sukabumi roboh akibat terseret banjir dan terkena terjangan tanah longsor yang disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi dalam beberapa hari terakhir.

Dampaknya, akses yang menghubungkan sejumlah desa dan kecamatan menjadi terputus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi bagian selatan menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah desa di beberapa kecamatan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

Namun menurut laporan tertulis yang diterima BPBD Jabar, banjir dan longsor menimpa empat kecamatan di Kabupaten Sukabumi yaitu masing-masing Kecamatan Curugkembar, Sagaranten, Cibitung, dan Kecamatan Ciemas.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jawa Barat Alif Nur Anhar menjelaskan di Kecamatan Curugmekar terdapat tiga desa yang terendam banjir dan juga terjadi longsor di beberapa titik. Ketiga desa tersebut yaitu Desa Curugmekar, Nagrakjaya, dan Desa Sindangraja.

"Banjir dan longsor yang terjadi di tiga desa tersebut menyebabkan lima jembatan roboh dan satu jalan ambles sehingga memutuskan arus lalu lintas yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Curugmekar," ujar Alif kepada Tribun di Bandung, Jumat (11/11/2016).

Dijelaskan Alif, lima jembatan yang roboh itu masing-masing adalah Jembatan Cibolang di Desa Curugmekar, Jembatan Cinunggul (Curugmekar), Jembatan Poledang (Nagrakjaya), Jembatan Cihideung (Sindangraja) dan Jembatan Ciawi (Sindangraja).

Selain itu akses jalan Angkrong tepatnya di tanjakan Desa Sindangraja juga ambles sehingga akses jalan yang menghubungkan sejumlah desa pun terputus. Arus lalu lintas warga terpaksa harus dialihkan ke jalan alternatif dengan memutar ke jalan yang lebih jauh.

Di Kecamatan Sagaranten bahkan ada enam jembatan yang juga roboh akibat tersapu banjir bandang. Enam jembatan yang hanyut tersebut yaitu Jembatan Cijeruk di Desa Cibitung, Jembatan Nangkaleah di Desa Margaluyu, Jembatan Warudoyong (Warudoyong), Jembatan Cirendon (Warudoyong), Jembatan Cikadu (Cikadu), dan Jembatan Citarisi di Desa Sinarbentang.

"Jalan yang menghubungkan Sagaranten dan Kalibunder juga semput terputus akibat tertutup longsoran. Namun, kini akses jalan sudah bisa kembali dilalui kendaraan. Longsoran sudah dibersihkan oleh BPBD dibantu warga," beber Alif.(*)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah