Headlines News :
Home » , » Abdul Manaf Diciduk Gara-gara Beri Uang 1,5 miliar ke Jaksa

Abdul Manaf Diciduk Gara-gara Beri Uang 1,5 miliar ke Jaksa

Written By Jainal Fatmi on Jumat, 25 November 2016 | 02.20

JAKARTA - Niat awal Haji Abdul Manaf alias AM, beri Rp 1,5 miliar ke jaksa Kejati Jawa Timur, Ahmad Fauzi alias AF supaya tidak jadi tersangka kasus korupsi penjualan aset tanah kas desa, tak kesampaian.

Ia justru terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim Satgas Saber Pungli Kejaksaan Agung setelah kasih uang ke oknum jaksa. Dan si oknum jaksa justru jadi tersangka.

"Kalau jaksa AF sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan, AM-nya ini sedang dilakukan pendalaman," kata Kasubdit Penyidikan Jam Pidsus Kejaksaan Agung, Yulianto, di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (24/11/2016) malam.

Tim Satgas Saber Punglin Kejaksaan Agung dan Kejati Jatim menangkap jaksa AF dan AM di tempat terpisah, Surabaya, Rabu (23/11/2016) petang.

Si 'jaksa nakal' diciduk di ruang kerjanya, kantor Kejati Jatim. Tim juga menemukan barang bukti uang yang disimpan di tempat kosnya dekat kantor Kejati Jatim.

"Jaksanya terima pungli, jaksanya terima gratifikasi atau suap," jelas Yulianto.

AF adalah anggota tim jaksa penyidik Kejati Jatim yang menangani kasus korupsi penjualan tanah kas desa pada BPN Kabupeten Sumenep, di Desa Kalimook, Sumenep, Jatim, pada 2014-2015.

Satu per satu pihak yang terlibat kasus korupsi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejatim Jatim, di antaranya Wahyu Sudjadmiko selaku Kasi Survei Pengukuran dan Pemetaan, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan sang kepala, Nurharmin. Keduanya sudah ditahan.

Haji Abdul Manaf selaku salah satu pembeli sertifikat aset tanah negara tersebut telah beberapa kali dimintai keterangan sebagai saksi oleh jaksa penyidik Kejatim Jatim.

Dan dari pengembangan penyidikan, ada temuan alat bukti keterlibatannya.

Setelah ditangkap, tim Saber Pungli kejaksaan membawa jaksa AF, AM dan barang bukti uang Rp1,5 miliar yang terbungkus kardus cokelat dibawa ke Gedung Bundar Kejaksaan Agung.

Keduanya menjalani pemeriksaan untuk pendalaman kasus suap ini. Keduanya akan langsung ditahan jika penyidik telah menemukan dua alat bukti dan ditetapkan sebagai tersangka.

Yulianto menambahkan, sejauh ini belum ada indikasi dugaan rekan atau atasan jaksa AF terlibat kasus penerimaan suap jaksa AF ini.(*)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah